
MERAWAT: Fatkhur Roiz mengelus salah satu kuda di kawasan Romokalisari kemarin. Sebanyak lima kuda dirawat untuk dijadikan daya tarik wisata. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pembenahan kawasan Sentra Ikan Romokalisari (SIR) dikebut. Salah satunya, pembenahan arena berkuda di kawasan tersebut. Targetnya, wahana anyar itu beroperasi bulan depan.
Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) sudah membentuk tim. Ada dua tugas utamanya. Yakni, membenahi arena berkuda sekaligus merawat tanamannya serta merawat lima ekor kuda yang sudah disiapkan untuk wisatawan.
’’Rumputnya perlu dirawat rutin. Termasuk kudanya,’’ ujar Fatkhur Roiz, staf DKPP yang ditugaskan di arena berkuda.
Roiz mengatakan, lima ekor kuda yang ada di arena tersebut memang disiapkan untuk berkuda. Istilahnya, jalan santai.
Bukan kuda pacuan yang postur badannya lebih besar. Ada pula kuda yang berukuran kecil untuk anak-anak.
Kepala Bidang Perikanan DKPP Ipoeng Wisnoe Wardhono menyatakan, kawasan tersebut menjadi prioritas pembangunan dalam waktu dekat. Sebab, target operasionalnya sudah dekat. ’’Bulan depan, maksimal minggu kedua,’’ katanya.
Karena itu, pembenahan infrastrukturnya dikebut. Salah satunya, pembenahan arena berkuda sepanjang 20 meter. DKPP perlu melakukan finishing untuk bagian pagar dan lintasannya. Selain itu, kandang kuda yang baru jadi sebulan lalu masih memerlukan pembenahan lagi.
Ipoeng menuturkan, pada minggu kedua September, arena tersebut sudah harus siap dibuka untuk umum. Dia yakin waktu yang tersisa masih cukup untuk melakukan pembenahan. ’’Karena hanya pekerjaan minor. Tidak banyak. Insya Allah sudah siap,’’ ucapnya.
Keberadaan arena berkuda tersebut diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tujuan besarnya, memberdayakan ( (MBR) di kawasan itu agar lebih sejahtera.
’’Kalau ramai nanti, dampak ekonominya dirasakan masyarakat setempat,’’ katanya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
