Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Januari 2024 | 21.30 WIB

Catat tanggalnya! Pemkot Surabaya Gelar Skrining dan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi Gratis

Pemkot Surabaya menggelar skrining dan pemeriksaan kesehatan terintegrasi gratis di kecamatan dan kelurahan. - Image

Pemkot Surabaya menggelar skrining dan pemeriksaan kesehatan terintegrasi gratis di kecamatan dan kelurahan.

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar skrining dan pemeriksaan kesehatan terintegrasi gratis di seluruh wilayah kecamatan dan kelurahan. Pelaksanaan skrining dan pemeriksaan kesehatan terintegrasi itu, digelar mulai 29 Januari-10 Februari.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Rosita Dwi Yuliandri mengatakan, skrining kesehatan terintegrasi merupakan bagian dari upaya pemkot untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, untuk pemerataan pelayanan kesehatan di Kota Surabaya.

Tak hanya itu, lanjut Rosita, pelayanan tersebut juga untuk mengantisipasi penyakit di musim pancaroba. Baik penyakit menular maupun yang tidak menular di masyarakat.

”Ini merupakan bagian dari salah satu edukasi kepada masyarakat untuk konsisten melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” kata Rosita.

Rosita menjelaskan, selama pelayanan skrining dan pemeriksaan kesehatan terintegrasi berlangsung, Dinkes Kota Surabaya akan terus melakukan sosialisasi gaya hidup sehat kepada masyarakat. Contohnya, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), risiko merokok, hingga bahaya perilaku seks bebas.

”Ini yang perlu kita edukasi dan kita advokasi terus melalui pemeriksaan dan skrining kesehatan. Kami harapkan kegiatan ini bisa menyentuh masyarakat, baik masyarakat umum atau yang berisiko sehingga bisa dilakukan deteksi sejak dini kondisi kesehatan,” ujar Rosita.

Dia menerangkan, kegiatan seperti itu sebenarnya sudah sering dilakukan Pemkot Surabaya. Akan tetapi, pemeriksaan dan skrining kesehatan kali ini ada sedikit modifikasi. Yang sebelumnya, hanya difokuskan untuk skrining kesehatan tidak menular, kali ini ada pelayanan skrining penyakit yang berisiko menular.

”Prioritas skrining risiko penyakit menular pada saat ini adalah, penyakit Tuberkulosis (TBC), hepatitis, hingga infeksi seksual. Dengan deteksi dini masyarakat bisa melakukan upaya atau konseling apa yang dibutuhkan,” terang Rosita Dwi Yuliandri.

Dia menjelaskan, sasaran pelayanan itu berlaku untuk semua umur. Mulai dari balita hingga lanjut usia. Untuk balita dan anak-anak, pelayanan dilaksanakan di posyandu dan puskesmas. Sedangkan untuk remaja, pelayanan akan menyasar fasilitas pendidikan, mulia pondok pesantren hingga sekolah-sekolah.

”Teknis pelaksanaan, akan dijadwalkan di masing-masing wilayah puskesmas dan kelurahan. Jadi, nanti disinergikan untuk lokasi-lokasinya, apakah di pondok pesantren, asrama, balai RW, atau perkantoran hingga tempat kerja,” jelas Rosita Dwi Yuliandri.

Kegiatan itu tak hanya melibatkan Dinkes Kota Surabaya, akan tetapi juga ada petugas dari kecamatan, kelurahan, tim penggerak (TP) PKK, kader Surabaya hebat (KSH). Tak hanya itu, pada 1 Februari, juga akan melibatkan para mahasiswa dari berbagai universitas dan sekolah kesehatan ke dalam pelayanan ini.

”Total ada 612 mahasiswa dan sekolah kesehatan di Kota Surabaya, yang akan dikerahkan ke 153 kelurahan sebagai tim skrining kesehatan terintegrasi. Di masing-masing wilayah kelurahan, akan ada 4 orang mahasiswa,” papar Rosita Dwi Yuliandri.

Dia menambahkan, kegiatan pemeriksaan dan skrining kesehatan digelar secara gratis oleh Pemkot Surabaya. Pelayanan kesehatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan optimal oleh seluruh warga Kota Surabaya.

”Sehingga masyarakat akan tahu status kesehatannya. Sesuai dengan jargon kami, lebih baik mencegah daripada mengobati, diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan momen ini,” tutur Rosita Dwi Yuliandri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore