
Ilustrasi BPJS Kesehatan. (Dok. JawaPos.com).
JawaPos.com–Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali mengaktifkan program universal health coverage (UHC) tahun ini. Pemkab Sidoarjo akan men-cover BPJS Kesehatan gratis kepada 153.229 ribu jiwa warga Sidoarjo.
Awal Januari, jaminan kesehatan itu mulai dapat dimanfaatkan warga Sidoarjo. Universal health coverage (UHC) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat Sidoarjo di-launching di Pendopo Delta Wibawa, Senin (29/1).
Asdep Bidang Kepesertaan dan Mutu Pelayanan Kedeputian Wilayah VII BPJS Kesehatan Jatim Aryo Pambudi didampingi Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Yessy Novita serta Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman hadir dalam kesempatan itu.
Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setda Sidoarjo M. Ainur Rahman mengatakan, diaktifkannya kembali UHC menjadi bukti komitmen Pemkab Sidoarjo terhadap perlindungan kesehatan masyarakat Sidoarjo. Kebijakan itu menjadi salah satu dari 17 program prioritas bupati dan wakil bupati Sidoarjo.
”Ini merupakan bentuk komitmen yang kuat Pemkab Sidoarjo bagaimana program UHC ini sebuah bentuk kebijakan untuk melindungi kesehatan seluruh warga Sidoarjo,” ucap Ainur Rahman.
Dia mengatakan, launching kembali UHC menjadi bentuk komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih baik kepada warga Sidoarjo. Diharapkan kebijakan UHC tersebut akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
”Dengan UHC ini diharapkan tingkat pelayanan kesehatan dan tingkat kesehatan masyarakat Sidoarjo semakin tinggi,” ujar Ainur Rahman.
Menurut dia, kesehatan menjadi urusan wajib pemerintah yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Kesehatan juga menjadi tolak ukur Indeks Pembangunan Manusia sebuah wilayah. Peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat harus terus dijaga.
”Pasca launching ini bukan berarti akhir dari segalanya, namun ini awal dari proses panjang kita bagaimana menjaga komitmen dan meningkatkan layanan kesehatan yang harus kita berikan kepada masyarakat,” tutur Ainur Rahman.
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Yessy Novita menjelaskan, 153.229 ribu jiwa warga Sidoarjo yang ter-cover BPJS Kesehatan gratis itu masuk dalam segmen peserta bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja pemerintah daerah. Mereka mendapatkan hak rawat kelas tiga di rumah sakit yang menerima pasien BPJS Kesehatan.
”Terdapat 25 rumah sakit di Sidoarjo yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Jumlah penduduk Kabupaten Sidoarjo pada semester satu 2023 sejumlah 1.982.938 jiwa dengan peserta aktif sebanyak 1.500.935 jiwa sehingga untuk jumlah persentase peserta aktif pada saat ini adalah 75,69 persen,” ungkap Yessy Novita.
Sementara itu, Asdep Bidang Kepesertaan dan Mutu Pelayanan Kedeputian Wilayah VII BPJS Kesehatan Jatim Aryo Pambudi mengapresiasi capaian UHC yang dilakukan Pemkab Sidoarjo. Cakupan 75 persen peserta aktif BPJS Kesehatan warga Sidoarjo menjadikan Kabupaten Sidoarjo berstatus UHC privilege non cut off.
”Yang dimaksud non cut off itu, masyarakat yang memiliki KTP Sidoarjo dapat didaftarkan melalui mekanisme yang dilakukan Dinas Sosial dan kepesertaan bisa langsung aktif tanpa harus melewati masa tunggu,” ucap Aryo Pambudi.
Aryo Pambudi berharap, status UHC Kabupaten Sidoarjo dapat terus terjaga. Dengan begitu pelayanan kesehatan masyarakat Sidoarjo dapat terjaga.
”Kami apresiasi setinggi-tingginya kepada bupati beserta wakil bupati, ketua DPRD, kepala OPD, camat, kepala desa dan seluruh pihak yang sudah berkomitmen bekerja keras sehingga Kabupaten Sidoarjo mencapai UHC,” tutur Aryo Pambudi.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
