Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Agustus 2022 | 04.27 WIB

Menikah Lagi Setelah 57 Tahun Hidup Bersama

Pasangan Zain dan Hasifah. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Pasangan Zain dan Hasifah. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Zain Machmud, 67, menggandeng tangan Hasifah, 63, dengan mesra. Keduanya duduk di depan pelaminan sambil membawa map dengan logo Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Pasangan yang sudah menikah sejak 1979 itu mengenakan pakaian pengantin. Hasifah tampak cantik dengan make up sederhana. Mahkota yang terpasang membuat kecantikannya makin terpancar di usia senja.

Sementara itu, Zain mengenakan jas putih. Lengkap dengan payet berwarna senada. Kain jarik dengan motif senada dengan yang dikenakan Hasifah juga melengkapi penampilannya.

Zain dan Hasifah merupakan salah satu pasangan yang baru saja menikah secara hukum di acara nikah masal yang digelar Pemerintah Kota Surabaya, Selasa (30/8) di Empire Palace Surabaya.

”Aku tadi datang jam 4. Jadi subuh mruput (gelap) sudah di jalan. Yaopo maneh wong dikongkon periase teko jam yah mono tapi aku seneng dadi ayu (mau gimana lagi kan disuruh perias datang jam segitu tapi aku senang soalnya jadi cantik),” ujar Hasifah.

Pasangan asal Krembangan Surabaya itu sudah memiliki 5 anak. Namun 1 orang di antaranya meninggal dunia. Selama menikah, mereka belum pernah mendaftarkan pernikahannya secara resmi ke pemerintah.

”Saya orang Bugis, Bapak (Zain) orang Maluku, di Ternate. Terus pindah ke Surabaya sudah lama. Bapak pelaut. Jadi ke luar negeri dan nggak bisa urus pernikahan resmi,” kata Hasifah.

Pasangan dengan 7 cucu itu merasa senang karena akhirnya mendapatkan buku nikah. Selama ini, mereka merasa kesulitan mengurus administrasi keluarga.

”Mulai dari kartu keluarga dan akta kelahiran ya (sulit). Untungnya (sebelum hari ini) dibantu sama kelurahan. Cepat dan gampang. Nggak nunggu lama,” ujar Hasifah.

Zain bahkan mengaku mengurus administrasi dan persiapan pernikahan itu hanya berdua dengan istrinya. Dia tidak melibatkan anak cucunya.

”Dipermudah semua. Saya berterima kasih pada Pemerintah Kota Surabaya,” papar Zain.

Selain keduanya, ada juga Asmadi Teguh Santoso, 66, dan Siati, 43. Keduanya sudah menikah pada 2002. Asmadi dan SIati telah dikaruniai 3 anak.

”Anak pertama baru lulus SMK. Yang kedua lulus SMP. yang bungsu masih 3 tahun,” kata Asmadi.

Selama menikah siri, lanjut dia, mereka sulit mengurus administrasi untuk kehidupan sehari-hari. Seperti membuat akta kelahiran maupun kartu keluarga.

”Saya hari ini (30/8), bahagia dengan program pemerintah isbat nikah ini karena diadakan pemkot ini saya terbantu dengan program ini saya bisa nikah sah,” ujar Asmadi.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Agus Imam Sonhaji menyebut, program nikah masal merupakan upaya Pemkot Surabaya untuk membahagiakan warga. ”Total ada 120 pasangan yang dinikahkan hari ini (30/8),” ucap Agus.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore