
Surabaya bakal mempunyai destinasi wisata baru bernuansa sejarah dan edukasi./Radar Surabaya
JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya bakal melakukan revitalisasi Kota Tua di kawasan Pabean Cantikan, Kembang Jepun dan sekitarnya.
Salah satu tempat yang akan dibenahi oleh Pemerintah Kota adalah Taman Sejarah di Jalan Rajawali, Kecamatan Krembangan Kota Surabaya.
Letak Taman Sejarah sendiri berada di kawasan Eropa, Kota Tua. Kawasan ini menyimpan banyak kisah sejarah, baik sebelum maupun pasca kemerdekaan Republik Indonesia.
Agar atmosfer sejarahnya semakin terasa, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perumahan dan Pertanahan, bakal membangun museum bernuansa outdoor dan monumen mobil Brigradir Jenderal Aubertin Walter Sothern Mallaby di taman ini.
Dilansir dari Radar Surabaya (JawaPos Group) pada Jumat (26/1), Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan dan Pertanahan Surabaya, Iman Kristian mengatakan museum dan monumen itu menjadi konten baru di kawasan Taman Sejarah.
Dia juga menjelaskan, mobil jenis Buick 8 yang dikendarai oleh Brigadir Jenderal Mallaby pada saat pertempuran Surabaya tahun 1945 itu bukan sekadar dijadikan monumen, akan tetapi juga untuk mengingat sejarah pertempuran arek-arek Suroboyo pada tahun 1945.
"Nanti kita datangkan mobil Mallaby di Taman Sejarah, ini lagi ada opsi mau modifikasi dari mobil apa atau mau beli mobil yang bertipe sama tapi nanti direnov. Ini ada mobil Buick yang ditawarkan, sudah ada penawarannya," ujar Iman.
Iman mengaku mobil buatan Amerika Serikat tersebut sangat sulit dicari. Sebab mobil yang diproduksi pada tahun 1939 itu sangat langka di Indonesia.
Maka dari itu, saat ini dirinya menggandeng kontraktor dari salah satu museum antik dikawasan Kota Batu, Jawa Timur.
"Ini kemarin hunting kebetulan ada vendor yang bisa modifikasi mobil. Nah dia menawarkan beberapa mobil yang bertipe sama dengan mobil AWS Mallaby," tambahnya
Nantinya monumen mobil itu akan dibuat mirip dengan peristiwa terbunuhnya Brigjen Mallaby di dalam mobilnya itu pada 30 Oktober 1945.
Kala itu, Jenderal AWS Mallaby hangus terbakar di dalam mobil Buick yang menjadi kendaraan dinasnya setelah ditembak mati dan dilempar granat oleh para pejuang arek-arek Suroboyo.
Jenazah Mallaby sendiri kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan di makam para serdadu persemakmuran di Djakarta War Cemetary di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Makam ini dikelola langsung oleh Kerajaan Inggris.
Peristiwa tewasnya Mallaby inilah yang kemudian memicu pasukan Inggris mengultimatum arek-arek Suroboyo agar menyerahkan senjata namun ditolak sehingga meletus perang dahsyat pada 10 November 1945 hingga peristiwa itu diperingati sebagai hari Pahlawan.
Selain monumen mobil Mallaby, Iman menjelaskan jika di Taman Sejarah juga akan didirikan ornamen papan bertuliskan "Once and Forever, The Indonesian Republic" yang diletakkan pada sisi belakang mobil Mallaby seperti pada saat peristiwa itu terjadi tepat di depan gedung internatio yang pernah menjadi markas tentara sekutu (AFNEI) di Kota Surabaya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
