Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Agustus 2022 | 19.30 WIB

Kebahagiaan Pasutri Seusai Dapat Izin Menjadi Orang Tua Asuh

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Pasangan suami istri (pasutri) Cahyo Widyatmoko Nugroho dan Erika Citraning Wirestri, kini merasa sangat bahagia.  Rabu (10/8) mereka bisa memeluk sekaligus membawa pulang Kenzie Agustin.

Bocah 3 tahun yang selama ini dirawat pihak Unit Pelayanan Teknis (UPT) Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo itu resmi menjadi anggota keluarga baru mereka.

Selain pasangan Cahyo dan Erika, ada 12 pasang calon orang tua angkat (COTA) yang tengah berbahagia. Mereka bisa mengajak anak yang diadopsi pulang ke rumah. Nanti dalam waktu enam bulan, mereka dievaluasi. Jika dinyatakan memenuhi syarat, statusnya tak lagi COTA. Tapi, sudah orang tua angkat.

’’Harapan kami agar terselenggara (penyerahan anak ke COTA) sudah lama. Sebuah kebahagiaan bagi kami akhirnya bisa terwujud,’’ kata Cahyo. Laki-laki asal Ponorogo itu berharap kehadiran Agustin membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi keluarga.

Dia mengatakan, untuk menjadi COTA, proses yang lama adalah memantapkan niat. Yakni, niat untuk menjadi orang tua bagi anak-anak yang dulu kurang beruntung itu. Saat niat sudah bulat, urusan administrasi yang banyak menjadi mudah dan lancar. Menjadi COTA memang tidak mudah. Selain harus menunggu lama, mereka menjalani seleksi ketat.

Kebahagiaan serupa dirasakan Siti Komsatun dan Parjianto. Mereka merasa beruntung dipercaya menjadi COTA Julia. Sudah 12 tahun pasangan dari Trenggalek itu menanti buah hati.

Seusai penyerahan, air mata Siti tak berhenti menetes. Sambil menggendong dan menciumi Julia, dia berkali-kali mengucap syukur. ’’Kami sangat bahagia. Terharu akhirnya doa kami terkabul,’’ ujarnya sambil menggendong putrinya yang tidur.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Dr Alwi MHum berharap kehidupan anak-anak yang diserahkan ke COTA berubah 180 derajat. Dari anak yang kurang beruntung menjadi anak yang sangat beruntung. ’’Saya titip untuk dirawat, dijaga, dipelihara, dan diupayakan tumbuh kembang anak-anak menjadi lebih baik,’’ ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT PPSAB Evi Dwi Widajanti mengatakan, selama 2010 hingga 2022 sudah ada 362 anak yang diserahkan kepada COTA. ’’Hari ini (kemarin) yang diserahkan sebanyak 13 anak,’’ katanya. Selama pandemi, pihak UPT PPSAB membatasi kunjungan untuk menjaga kesehatan anak. 

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore