Ilustrasi: Bocah korban pencabulan
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), tengah mempersiapkan langkah pendampingan bagi Bunga,12, bocah SMP yang diduga dicabuli oleh empat anggota keluarganya. Pelaku terdiri dari ayah kandung korban, kakak kandung dan kedua pamannya.
“Iya, kami datang untuk melakukan konseling kepada korban,” ucap Kepala DP3APPKB Kota Surabaya, Ida Widayati, dikutip dari Radar Surabaya, Senin (22/1).
Langkah itu dilakukan, mempertimbangkan kondisi korban yang saat ini masih mengalami trauma berat.
Sebab, diduga korban sudah mengalami pelecehan seksual dari keluarganya sejak 4 tahun yang lalu atau saat masih duduk di bangku kelas empat SD.
Korban saat ini tinggal sementara waktu di rumah bersama salah seorang keluarganya. Sedangkan keempat pelaku sudah diamankan polisi.
“Korban syok dan berani menceritakan kejadian itu baru-baru ini. Tapi kejadian peristiwanya sejak kelas empat SD, sekarang di SMP kelas satu,” ucap Ida.
DP3APPKB juga berencana membawa Bunga ke shelter korban kekerasan sembari menjalani pemulihan trauma.
Selain itu, Ida mengatakan sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya terkait pemindahan lokasi sekolah korban.
“Kalau memungkinkan pindah sekolah, maka lokasi yang dekat dengan shelter. Jadi, dia lebih aman karena didampingi konselor setiap hari,” katanya.
Sebelumnya, Bunga seorang bocah 12 tahun yang duduk di kelas VII SMP di Surabaya itu menjadi korban pencabulan 4 orang terdekatnya di keluarga sendiri.
Bunga menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandung, kakak, paman, serta paman iparnya. Mirisnya, ini dilakukan para tersangka saat ibu korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena sakit.
Adapun, ayah kandung Bunga berinisial PE, 43; kakak kandungnya MA, 17; dan kedua pamannya yakni I, 43, dan JW, 49.
Ihwal terungkapnya kasus ini, bermula setelah Bunga menceritakan kepada ibunya yang baru selesai berobat dan pulang ke rumah.
Kepadanya ibunya, Bunga mengaku mengalami pelecehan seksual oleh ayah dan kakaknya diduga dengan disetubuhi. Sementara kedua paman korban diduga meremas bagian vital korban.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
