Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Agustus 2022 | 12.56 WIB

Minggu Depan, Surabaya Punya Sentra Wisata Kuliner Baru di Ketintang

Peletakan batu pertama SWK Ketintang pada 22 Mei. Pemkot Surabaya for JawaPos - Image

Peletakan batu pertama SWK Ketintang pada 22 Mei. Pemkot Surabaya for JawaPos

JawaPos.com–Kota Surabaya akan memiliki Sentra Wisata Kuliner (SWK) baru resmi dibuka pada 13 hingga 14 Agustus. Rencananya, SWK baru itu berada di Ketintang.

Peletakan batu pertama pembangunan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Ketintang telah dilakukan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Jumat (27/5). Saat ini, progres pembangunan SWK yang ada di halaman Kampus ITTS Jalan Ketintang 156 Surabaya, sudah sekitar 65 persen.

Berdasar rapat progres pembangunan SWK Ketintang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya Irvan Widyanto menyatakan, pihaknya membahas soal terkait SWK itu. Mulai jumlah pedagang yang akan direlokasi ke tempat itu, hingga kebutuhan listrik maupun instalasi air PDAM.

”Kalau bisa seluruh pedagang yang merupakan warga Surabaya itu terwadahi semua di SWK Ketintang,” kata Irvan Widyanto.

Pemkot Surabaya terus berkoordinasi dengan PT Telkom Indonesia untuk menuntaskan progres pembangunan SKW Ketintang. Terkait belum terpasangnya saluran air PDAM, pemkot juga siap membantu.

”Nanti kita bantu komunikasi dengan direksi PDAM Surya Sembada,” ucap Irvan Widyanto.

Sementara itu, Manager Government Service Witel Surabaya Utara PT Telkom Indonesia Andi Susena menjelaskan, progres pembangunan fisik SWK Ketintang mencapai 65 persen. Pihaknya menargetkan, bangunan fisik itu akan rampung 100 persen pada 14 Agustus.

”Mungkin yang belum bisa 100 persen pada 17 Agustus adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Nah, itu perlu waktu sampai September Insya Allah selesai,” kata Andi Susena.

Dibangun di lahan seluas 1.500 meter persegi, SWK Ketintang dapat menampung sebanyak 35 pedagang. ”Kapasitasnya ada 35 stan pedagang. Jadi SWK Ketintang itu untuk relokasi para pedagang di sekitaran Ketintang,” terang Andi.

Sistem pembayaran digital bakal diterapkan di SWK Ketintang. Andi menyebutkan, PT Telkom Indonesia sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), selalu mendukung pemerintah pusat maupun daerah dalam mendigitalisasi masyarakat.

”Sehingga proses-proses di sana diharapkan secara digital. Jadi, sistem pembayarannya nanti menggunakan e-money, kita punya sistem Sooltan Pay, sistem kasir juga ada. Jadi kita memaksimalkan itu untuk membudayakan masyarakat secara digital,” ujar Andi.

Camat Gayungan Agus Tjahyono mengatakan, SWK tersebut akan digunakan untuk tempat relokasi pedagang. Sebelumnya, mereka berjualan di atas saluran sekitaran Jalan Ketintang. Dari sekitar 50 pedagang yang berjualan di sana, 42 di antaranya merupakan warga KTP Surabaya.

”Karena daya tampung SWK hanya 35 pedagang, tentu saja beberapa di antaranya tidak bisa masuk. Namun tadi ada arahan dari pimpinan agar bisa masuk semua yang KTP Surabaya. Nanti kita koordinasikan kembali dengan Dinas Koperasi dan teman-teman Telkom,” papar Agus Tjahyono.

”Estimasinya pada 13-14 Agustus para pedagang sudah masuk semua ke SWK Ketintang. Sedangkan launching direncanakan pada 7 Agustus,” terang Agus.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore