
Photo
JawaPos.com- Kebakaran kembali terjadi di Sidoarjo. Kali ini bangunan semipermanen di gedung lantai 5 SMK YPM 8 Sidoarjo menjadi korban keganasan si jago merah. Bangunan yang biasanya dipakai sebagai rumah sementara pekerja proyek bangunan tersebut ludes tak tersisa.
Kepala SMK 8 YPM Krisyanto menjelaskan, siang itu sekitar pukul 10.00 WIB. Saat sedang rapat, beberapa siswa menghampiri ruang rapat dan bilang ada api di lantai paling atas bangunan. Krisyanto sendiri heran dan tidak mengetahui mengapa bisa ada api di atas. ”Saya rapat waktu itu, terus ada api. Beberapa guru sama siswa mencoba memadamkan pakai APAR (alat pemadam api ringan) yang ada,” terangnya.
Karena api tidak kunjung padam, Krisyanto menyuruh salah seorang stafnya menghubungi pemadam kebakaran (damkar) sekitar pukul 10.45 WIB. Setidaknya empat unit mobil damkar dari Sidoarjo Kota dan Candi diturunkan untuk memadamkan api. Empat unit damkar itu dipimpin langsung oleh Kabid Damkar BPBD Sidoarjo Nawari. Kurang lebih waktu yang dibutuhkan para petugas hingga api padam sekitar 20 menit.
Nawari mengungkapkan, objek yang terbakar adalah bangunan semipermanen dengan tumpukan kayu di dalamnya. ”Sedangkan luas area yang terbakar kami perkirakan kurang lebih 30 meter persegi,” ucapnya.
Terbakarnya bangunan semipermanen di lantai 5 itu, menurut Nawari, terlihat mengganjal. Sebab, tempat tersebut kosong dan tidak ada sesuatu yang bisa menimbulkan percikan api. ”Listrik tidak ada, tukang pun dari Sabtu telah diliburkan,” ungkapnya.
Dugaannya, mungkin ada seseorang atau warga sekolah yang naik dan merokok di atas bangunan. ”Jika dicocokkan dengan tiga segitiga api itu tidak bisa masuk. Di mana biasanya karena ada oksigen, kemudian udara yang panas atau mungkin ada kelalaian dari orang dan ada bahan yang mudah terbakar,” jelasnya.
Sementara itu, kepala sekolah berdalih tidak ada sama sekali siswa ataupun warga sekolah lainnya yang berada di atas gedung tersebut. Krisyanto mengatakan, pekerja proyek juga sudah pulang. Dia berani menjamin selalu menutup akses untuk murid bisa naik ke atas, entah untuk merokok ataupun nongkrong di sana. ”Kami akan coba selidiki secara internal penyebabnya, lalu akan kami laporkan ke damkar dan polisi hasilnya,” ujarnya

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
