Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Juli 2022 | 02.38 WIB

Pelajar SMP Minta Warga Surabaya Stop Kekerasan pada Anak

Siswa mengampanyekan anti kekerasan pada anak di lampu merah. Humas Pemkot Surabaya - Image

Siswa mengampanyekan anti kekerasan pada anak di lampu merah. Humas Pemkot Surabaya

JawaPos.com–Para pelajar SD/SMP negeri dan swasta di Kota Surabaya meramaikan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022. Mereka menggelar kampanye Stop Kekerasan pada Anak di beberapa titik di Kota Pahlawan, Rabu (27/7).

Para pelajar membentangkan spanduk dan melakukan orasi. Mereka juga membagikan leaflet hingga stiker tentang hak anak dan ajakan untuk berhenti melakukan kekerasan kepada anak-anak.

Lokasi kegiatan kampanye Stop Kekerasan pada Anak, di antaranya di Jembatan Kedung Baruk Surabaya serta Kebun Bibit Bratang depan kantor Polsek/Kelurahan Baratajaya. Kemudian di depan Maspion Square (Frontage road), di depan Museum Bank Indonesia serta Taman Bungkul, di depan Jembatan Merah Plaza (JMP) atau Taman Sejarah, dan Jalan Tegalsari depan Pasopati, dan Taman Apsari.

Anggota Organisasi Pelajar Surabaya (Orpes) Zidny Mazaya mengatakan, kegiatan kampanye Stop Kekerasan pada Anak merupakan kolaborasi antar SD/SMP negeri dan swasta se-Kota Surabaya. Kegiatan itu juga diinisiasi Forum Anak Surabaya (FAS), Organisasi Pelajar Surabaya (Orpes), serta didampingi mahasiswa dari BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

”Persiapan kami sejak Kamis (21/7). Kemarin, kita ada persiapan dengan divisi masing-masing. Seperti bertemu dengan BEM FKM Unair dan Forum Anak Surabaya (FAS), terkait koordinasi kegiatan hari ini (27/7),” ujar Zidny Mazaya saat ditemui di Taman Apsari Kota Surabaya.

Siswa SMP Negeri 19 Kota Surabaya itu berharap, pada puncak peringatan HAN 2022 dan dengan digelarnya kampanye Stop Kekerasan pada Anak bisa membuat masyarakat makin mudah memahami hak dan kewajiban anak, serta tidak bertindak kasar terhadap anak-anak.

”Kita membagikan kertas-kertas (leaflet) dan stiker ke masyarakat, supaya mereka bisa membaca dan mengerti bahwa orang tua tidak boleh kasar kepada anak,” ucap Zidny Mazaya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama 1.200 pelajar di Kota Pahlawan memeriahkan Gebyar Puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di kompleks Balai Pemuda Kota Surabaya. Kegiatan itu diisi penampilan para pelajar SD/SMP negeri dan swasta, pameran produk UMKM, hingga penampilan mendongeng dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore