Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juni 2022 | 01.43 WIB

Sayembara Desain Patung Bung Karno Dimulai Hari Ini

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Istimewa - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Istimewa

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya umumkan sayembara desain patung Bung Karno dengan mengambil tema Warisi Apinya, Jangan Abunya. Desain pemenang akan diaplikasikan menjadi patung yang bakal dibangun Pemkot Surabaya.

”Hari ini (6/6), bertepatan dengan hari lahir Bung Karno, kami mengumumkan sayembara desain patung Bung Karno yang nanti dibangun di Surabaya. Selain penegasan bahwa Bung Karno lahir di Surabaya, ini ikhtiar kita untuk terus mengingat, mempelajari, dan membumikan dalam tindakan segala pemikiran serta teladan Bung Karno yang luar biasa bagi Indonesia dan dunia,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Senin (6/6).

Sayembara tersebut berhadiah total Rp 190 juta. Pengumpulan karya berakhir pada Oktober dan pemenang diumumkan 10 November. ”Kami berharap dengan sayembara ini, semua seniman bisa terlibat, memberikan ide terbaik, sehingga dalam membangun, Pemkot Surabaya itu tidak berjalan dalam imajinasinya sendiri, melainkan membuka ruang bagi imajinasi publik,” jelas Eri.

Menurut Eri, sayembara desain patung Bung Karno akan sangat kental dengan nilai-nilai artistik. Itu adalah bagian dari penghormatan kepada Bung Karno yang juga dikenal sebagai seniman dan arsitek.

”Tidak banyak yang mengetahui bahwa Bung Karno menjiwai arsitektur dalam kepemimpinannya. Karya-karya pada era kepemimpinannya timeless, seperti Masjid Istiqlal, Monas, Gedung Sarinah, Hotel Indonesia, Tugu Selamat Datang, dan sebagainya. Kami berharap desain pemenang nanti mewarisi semangat  dan pemikiran Bung Karno, yang selalu relevan sampai kapan pun,” ujar Eri.

Eri mengatakan, Surabaya dan Bung Karno serta Bung Karno dan Surabaya ibarat dua sisi dalam satu keping mata uang yang tidak terpisahkan.

Eri menyebut Bung Karno lahir Kampung Pandean, Surabaya, pada 6 Juni 1901. Sempat berpindah ke beberapa daerah pada masa kecilnya, Bung Karno kembali ke Surabaya bersekolah di Hogere Burger School (HBS) yang kini menjadi bangunan kantor pos besar tak jauh dari Tugu Pahlawan.

”Ayahnya, Raden Soekemi, mengirim Bung Karno bersekolah di Surabaya dan indekos di rumah tokoh Islam, Haji Oemar Said Tjokroaminoto, di Peneleh,” ujar Eri.

Di Peneleh, lanjut Eri, Bung Karno belajar banyak soal agenda-agenda kerakyatan. Terlibat dalam diskusi-diskusi dengan aktivis yang memiliki latar belakang ideologi beragam. Pergumulan intelektual di rumah Tjokroaminoto itu, turut mengilhami Bung Karno untuk berjuang memerdekakan Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore