
Photo
JawaPos.com- Kenaikan debit air Kali Lamong dalam beberapa hari terakhir, membuat kondisi jembatan di Desa Kacangan, Kecamatan Benjeng, semakin memprihatinkan. Nyaris jebol terseret arus. Kini, akses vital di wilayah Gresik selatan itu praktis tidak lagi bisa dilintasi.
Jembatan Kacangan itu sudah ambruk sejak akhir 2021 lalu. Bagian tengahnya patah hingga melengkung. Jembatan yang dibangun pada 2002 itu ambruk karena tebing di sekitar lokasi longsor. Entah kapan kepastian jembatan itu akan dibangun lagi.
Yang jelas, sebelum ambruk jembatan itu masih bisa dilewati kendaraan roda empat maupun roda dua. Namun, sejak ambruk, beberapa sepeda motor masih dapat melintasi akses tersebut. Kini, setelah diterjang arus air Kali Lamong, jembatan sepanjang 90 meter itu tak lagi bisa dipakai.
Dari video amatir yang beredar kemarin, air bersama tumpukan sampah telah menggenangi jembatan tersebut. Bagian tengah jembatan pun terendam. Hanya tampak sisi ujung jembatan. Sejumlah orang berupaya membersihkan sampah-sampah yang ada agar tidak mengganggu aliran air.
Seperti pernah diberitakan, kabarnya perbaikan jembatan tersebut akan segera dilaksanakan. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Gresik masih menunggu tahapan lelang selesai. Jika tidak ada kendala, mulai Juni in pengerjaan bisa dilakukan. Dari website LPSE Kabupaten Gresik, penandatanganan kontrak pekerjaan dilakukan pada 7 Juni.
Kepala Dinas PUTR Pemkab Gresik Achmad Hadi menyatakan, karena kejadian ambruknya Jembatan Kacangan itu pada akhir tahun 2021 maka pemkab baru mengalokasikan anggaran tahun ini. Dia menargetkan pengerjaan akan berjalan cepat dan selesai sebelum tutup 2022.
Jembatan itu nanti memiliki desain baru. Pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp 15,4 miliar. ’’Harapannya, sebelum akhir tahun, jembatan tersebut sudah bisa dilalui,” ucap Hadi.
Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Gresik Tarso Sagito mengungkapkan, dampak hujan deras dalam beberapa hari terakhir di Gresik dan sekitarnya, membuat volume Kali Lamong meningkat. Dari pantauan pos di Bangkelolor, Benjeng, Jumat (27/5) statusnya sudah termasuk siaga merah. Artinya, potensi Kalilamong meluber sangat besar.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
