
TERPUKUL: Aktivitas perdagangan di Pasar Tambahrejo. Para pedagang meminta keringanan pembayaran ILP karena pendapatan mereka merosot drastis di kala pandemi. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com- DPRD Surabaya mengusulkan agar pemkot membangun dua pasar induk baru. Lokasinya berada di wilayah timur dan barat Surabaya. Penyediaan dua pasar induk itu bertujuan meningkatkan perekonomian pedagang pasar tradisional.
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono menyampaikan, usulan pembangunan pasar induk telah dimasukkan dalam raperda perdagangan dan perindustrian. Saat ini regulasi itu tengah dibahas. Menurut Baktino, penempatan pasar induk di timur dan barat Surabaya bukan tanpa pertimbangan. ”Alasannya, akses pasar induk lebih dekat dengan tol,” katanya.
Dengan begitu, arus kendaraan yang mengangkut barang dagangan tak mengganggu lalu lintas di dalam kota. Keindahan dan kebersihan wilayah pun tetap terjaga.
Pengelolaan pasar induk, lanjut Baktiono, bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, pasar dikelola sendiri oleh pemkot. Yang kedua, pemkot bisa menjalin kerja sama dengan pihak swasta.
Bagaimana Pasar Keputran? Baktiono menegaskan, Pasar Keputran bukan pasar induk. Politikus PDIP itu berkali-kali meminta pemkot menata pasar tersebut. Pedagang yang berjualan di luar pasar harus dimasukkan ke dalam pasar. Jangan dibiarkan berjualan di luar pasar. ”Saat Wali Kota Pak Bambang D.H., kondisi pasar tertib. Jalan di sekitar pasar bersih dan rapi,” paparnya.
Menurut Baktiono, untuk membangun pasar induk, pemkot harus menyediakan lahan seluas 20 hektare (ha). Kemudian, di dalam pasar, dia mengusulkan agar pemkot perlu menyediakan fasilitas yang lengkap dan modern. Misalnya, mesin pendingin untuk menyimpan sayur milik pedagang.
Terpisah, anggota Komisi B DPRD Surabaya Ratih Retnowati optimistis keberadaan pasar induk bisa menggenjot perekonomian. Tak hanya itu, pasar induk juga dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
