Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Januari 2024 | 20.05 WIB

Jelang Pembukaan Rekrutmen CASN 2024, BKD Kabupaten Kediri Rekap Jumlah Kekosongan Formasi

ASN Lingkungan Kerja Pemkab Kediri (Radar Kediri/Jawa Pos Group) - Image

ASN Lingkungan Kerja Pemkab Kediri (Radar Kediri/Jawa Pos Group)

JawaPos.com – Kabar berhembus bahwa rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) akan dilaksanakan pada Mei nanti. Sebelum memberikan usulan formasi ke pusat, setiap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) harus terlebih dahulu menghitung jumlah formasi yang kosong.

Tak terkecuali, BKD Kabupaten Kediri juga tengah merekap sejumlah kekosongan formasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab Kediri). Sehingga diketahui kepastian jumlah kebutuhan pegawai.

Kabid Pengadaan Informasi dan Fasilitas Profesi ASN BKD Kabupaten Kediri, Andri Sugianto, menyampaikan bahwa sedari kemarin BKD belum selesai merekap jumlah formasi pegawai yang dibutuhkan Pemkab Kediri.

“Berapa (pegawai yang dibutuhkan, Red) masih direkap,” ujar Andri. Dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group).

Pada rekrutmen tahun ini, BKD perlu menyiapkan keperluan dengan cepat. Sebab, BKD baru menerima pemberitahuan tentang pelaksanaan rekrutmen CASN pada Januari. Sedangkan, dijadwalkan bahwa rekrutmen akan dilaksanakan pada Mei atau empat bulan mendatang.

Saat ini, persiapan yang dilakukan BKD adalah merekap jumlah kekosongan formasi ASN di lingkungan Pemkab Kediri. Andri menjadwalkan, data kebutuhan pegawai akan selesai pada akhir bulan ini.

“Saat ini kami masih meminta setiap OPD untuk melaporkan jumlah kekosongan,” ucapnya. Andri juga menyampaikan, setidaknya proses pendataan membutuhkan waktu hingga satu bulan.

Karenanya, jumlah formasi yang dibutuhkan akan dipastikan selesai pada awal Februari nanti. Hasil pendataan akan diberikan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Data tersebut digunakan sebagai usulan formasi CASN. Sehingga, dapat digunakan juga sebagai dasar penentuan lowongan CASN lingkungan kerja Pemkab Kediri.

Disebabkan proses perekapan jumlah formasi masih berlangsung, Andri urung dapat memastikan jumlah formasi yang kosong. Nantinya, jumlah kekosongan formasi akan digunakan sebagai pedoman untuk menentukan anggaran pelaksanaan tes.

“Sampai sekarang masih belum tahu,” jelasnya.

Soal pelaksanaan tes, Andri menjelaskan sistemnya akan berbasis computer assisted test (CAT). Hal ini sama dengan tes pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada akhir 2023 lalu.

Waktu yang masih tersisa sekitar 4 bulan, Andri mengimbau calon peserta supaya bisa menyiapkan diri. Mulai dari menyiapkan berkas persyaratan yang dibutuhkan hingga calon peserta dapat melatih kemampuannya dengan mengerjakan soal CBT.

“Pendaftaran kemungkinan akan dibuka antara Maret dan April. Jadi harus segera menyiapkan semua berkas,” ungkapnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore