Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 April 2022 | 17.06 WIB

Tuduh Mencuri, Motor Pemuda 20 Tahun Dibegal di Jalan Siti Fatimah

Ilustrasi: begal - Image

Ilustrasi: begal

JawaPos.com- Fajrul Izaah, 20, menjadi korban begal. Kejadian itu dialami pemuda asal Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, tersebut saat melintasi kawasan Jalan Siti Fatimah binti Maimun, Kawasan Industri Gresik (KIG), kemarin (3/4) dini hari.

Saat itu dia berboncengan dengan rekannya yang bernama Saliman. Namun, saat sampai di lokasi, keduanya dihadang lima orang tak dikenal. Mereka menuduh korban telah mencuri handphone. ’’Saya bingung dan terkejut karena tidak merasa mengambil handphone seseorang,’’ jelasnya.

Namun, para bandit tersebut tidak kekurangan akal. Mereka mengintimidasi dan memisahkan kedua korban. Fajrul dibawa ke kawasan industri Gresik (KIG) dan Saliman diajak ke kawasan Jalan Noto Prayitno. Rupanya, hal tersebut merupakan skenario para begal untuk membawa kabur motor milik korban. Honda Scoopy nopol W 3529 CW dan dua smartphone milik korban pun amblas tak berjejak.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Kebomas Iptu Yoyok Mardi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya pun sudah bergerak memburu pelaku serta melakukan kring serse di beberapa titik.

’’Mohon waktunya, penyelidikan masih terus dilakukan,’’ ujarnya.

Mantan Kanitreskrim Polsek Gresik Kota itu pun menjelaskan bahwa modus berteriak maling tersebut merupakan hal yang sering dilakukan begal. Yakni, menuduh korban melakukan tindakan yang merugikan. Misalnya, mencuri dan menabrak. ’’Saat korban lengah, barulah mereka beraksi mengambil barang berharga milik korban. Harus lebih berhati-hati,’’ pesannya.

Terpisah, jajaran Polsek Menganti membekuk Rizki Pratama Muhammad Iqbal. Pria asal Bendul Merisi, Kelurahan Wonocolo, Surabaya, itu diamankan lantaran mencuri kabel tembaga di tempatnya bekerja. Yakni, PT Masterindo Jaya Global Indonesia (MJGI), Menganti. ’’Tembaga besar berisi empat lilit. Total panjangnya lebih dari 10 meter,’’ ujar Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno.

Saat itu tersangka memotong kabel tersebut menggunakan gergaji besi. Tersangka memanfaatkan kondisi gudang penyimpanan yang sepi. Aksi Rizki terbongkar saat petugas keamanan pabrik memeriksa kendaraan sebelum karyawan pulang. ’’Gulungan tembaga tersebut disimpan di jok motornya,’’ papar Tatak.

Dari hasil pemeriksaan, motif pelaku adalah alasan ekonomi. Gaji yang didapatkan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan. ’’Sedangkan harga tembaga sedang tinggi di pasaran, yakni berkisar Rp 200 ribu per kilogram,’’ jelas Tatak.

---

MODUS KEJAHATAN YANG SERING TERJADI

1. Aksi penipuan dan penggelapan. Dengan modus menawarkan sebuah jasa atau barang berharga dengan harga murah. Pelaku juga biasanya menipu korban dengan nomor dan identitas palsu yang mengatasnamakan pejabat atau orang terpandang.

2. Aksi pencurian dengan kekerasan. Biasa terjadi menjelang waktu sahur atau salat Tarawih untuk beraksi. Aksinya tersebut bisa berupa perampasan kendaraan bermotor ataupun pencurian di rumah kosong pada saat ditinggal pemiliknya.

3. Aksi pencurian dengan memanfaatkan kelengahan korban. Biasa dilakukan di tempat umum. Baik pusat perbelanjaan, pasar, maupun warung kopi. Mengincar barang-barang pribadi hingga barang berharga milik korban.

Sumber: Polres Gresi

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore