Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Februari 2026 | 00.30 WIB

Polisi Tangkap Perempuan Merampok dan Membakar Toko Emas di Makassar

Pelaku percobaan perampokan emas diamankan usai melancarkan aksi mencoba merampok dan membakar toko emas Logam Mulia di Kota Makassar.  (Polrestabes Makassar/Antara) - Image

Pelaku percobaan perampokan emas diamankan usai melancarkan aksi mencoba merampok dan membakar toko emas Logam Mulia di Kota Makassar.  (Polrestabes Makassar/Antara)

JawaPos.com–Seorang perempuan inisial S ditangkap setelah melakukan percobaan perampokan hingga mencoba membakar toko emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujungpandang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/2).

”Pelaku sudah ditangkap, berada di Polrestabes Makassar untuk penyelidikan lebih lanjut. Pelakunya ibu-ibu usianya di atas 40 tahun,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombespol Arya Perdana seperti dilansir dari Antara, Jumat (13/2).

Kapolres menjelaskan, sekitar pukul 13.30 wita, pelaku datang awalnya akan membeli emas di toko tersebut dengan menunjuk beberapa jenis perhiasan emas dengan dilayani pegawai toko.

”Setelah emas terkumpul di satu wadah, lalu emasnya difoto (pelaku) katanya ingin kirimkan ke suaminya. Namun pemilik mencegahnya. Pelaku diduga sudah dari awal mempunyai niat jahat melakukan pencurian dengan modus melakukan pembakaran di toko emas tersebut,” tutur Arya Perdana.

Arya mengungkapkan, pelaku sudah merencanakan hendak merampok toko emas itu dengan menyiapkan botol air mineral berisi bensin. Modusnya, membakar toko itu dengan menyiramkan bensin ke etalase lau dibakar membuat para pegawai panik selanjutnya keluar dari toko itu.

”Jadi, dia sudah membawa botol air mineral diisi dengan minyak (bensin), saat emas sudah dikumpul dalam satu wadah, lalu dibakarlah toko tersebut. Ketika api sudah muncul, orang-orang di toko itu panik, lalu barang itu dibawa kabur oleh pelaku,” papar Arya Perdana.

Namun aksi yang dijalankan itu tidak berjalan mulus. Saat pelaku keluar toko, orang-orang menyergapnya dan langsung diamankan. Warga yang melihat kejadian itu langsung menghakimi, beruntung korban masih bisa diselamatkan.

”Untungnya di lokasi banyak orang sehingga pelaku segera diamankan dan dilaporkan ke Polrestabes. Pelaku mengaku terlilit hutang makanya melakukan percobaan pencurian. Dia hanya sendiri, tidak ada temannya, tidak ada kelompok. Tujuannya untuk mengambil emas,” sebut mantan Kapolres Metro Depok itu.

Barang bukti yang diamankan di tangan pelaku saat kejadian, beberapa perhiasan emas berbagai jenis disimpan dalam kantong plastik bening yang disiapkannya setelah memindahkan dari wadah tempat dikumpulnya emas tadi.

”Barang buktinya setelah dikumpul kurang lebih hampir Rp 2 miliar. Tapi, kita masih hitung karena ada 98 gram, ada 100 gram, jadi macam-macam. Tapi kalau nilainya karena dari pihak toko menyampaikan (kerugian) kurang lebih Rp 2 miliar,” ujar Arya.

Terkait dengan motif perampokan tersebut, kata dia, masih dalam penyelidikan penyidik karena pelakunya sudah ditangkap untuk diproses lebih lanjut. Pelaku tersebut diketahui berasal dari Kabupaten Bantaeng, kelahiran Gowa dan diduga telah merencanakan perbuatan itu.

Saksi mata, Awal menceritakan, saat itu ada seorang ibu datang seperti pembeli dan sempat meminta beberapa jenis emas dengan jumlah banyak. Selanjutnya dikumpulkan pegawai toko, belakangan tiba-tiba toko itu terbakar diduga dilempari bom molotov.

”Tadi saya tidak lihat dia lempar atau tidak (bom molotov). Tapi kayaknya langsung dinyalakan (bensin) di atas meja, kemudian jatuh itu botol lalu ada api terbakar,” tutur pria yang berprofesi pedagang emas timbangan ini menambahkan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore