Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Februari 2022 | 02.44 WIB

Minyak Langka karena Minim Suplai Produsen

Ilustrasi pedagang minyak goreng. Fedrik Tarigan/JawaPos - Image

Ilustrasi pedagang minyak goreng. Fedrik Tarigan/JawaPos

JawaPos.com–Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Provinsi Jawa Timur menjelaskan fenomena kelangkaan minyak di Kota Surabaya. Yakni karena minimnya suplai dari produsen dan distributor.

Ketua Aprindo Jatim April Wahyu Widati mengatakan, pemenuhan kebutuhan kecil. Kondisi itu tak sesuai dengan permintaan minyak yang masih tinggi. ”Kelangkaan ini terjadi karena minimnya suplai dari produsen dan distributor,” kata April ketika dihubungi pada Jumat (4/2).

Langkanya stok minyak goreng juga dipengaruhi harga minyak di pasar tradisional yang masih tinggi. Di pasar tradisional, harga minyak goreng curah dan kemasan di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 11.500.

Berdasar Permendag Nomor 06 Tahun 2022 tentang Penetapan HET Minyak Goreng Sawit, harga minyak goreng curah seharusnya senilai Rp 11.500 per liter. Sementara kemasan sederhana dengan harga Rp 13.500 dan Rp 14.000 per liter untuk versi premium.

”Pemenuhan kebutuhan minyak goreng masih kecil. Di satu sisi, harga minyak di pasar tradisional masih tinggi,” ujar April Wahyu Widati.

Sehingga ketika HET minyak goreng berlaku, konsumen langsung menyerbu. Dampaknya, stok minyak goreng kosong.

”Jadi ketika ada minyak goreng di ritel modern dengan harga HET, akan diserbu. Akibatnya stok minyak di ritel modern habis sebelum waktunya,” papar April Wahyu Widati.

Untuk menengahi kondisi itu, retail akan menjual dengan stok yang ada. April memastikan Aprindo Jatim akan mengatur barang untuk sampai di tangan konsumen.

”Prinsipnya, retail akan menjual dengan stok yang. Ini tugas untuk mendorong produsen dan distributor untuk bisa mengirim ke kami, retailer, untuk dijual ke konsumen,” jelas April Wahyu Widati.

Sebelumnya, kelangkaan minyak terjadi di sejumlah pasar tradisional. Salah satunya di Pasar Genteng Surabaya. Berdasar pantauan JawaPos.com, minyak goreng kemasan dan curah tidak lagi dijual di pasar di Surabaya Pusat itu. Sebab, stok minyak goreng kemasan dan curah masih kosong.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore