
Ilustrasi penembakan. Antara
JawaPos.com–Hingga kini, Polda Jawa Timur terus melakukan pemeriksaan terhadap insiden penembakan kepada Muara, salah satu relawan Prabowo-Gibran di Madura.
Kabidhumas Polda Jawa Timur Kombespol Dirmanto mengatakan, saat ini, Polda Jatim sedang bekerja membantu penyidikan yang dilakukan Polres Sampang, Madura. Jatanras dan juga labfor sudah diturunkan untuk membantu proses penyidikan.
”Bahwa sampai saat ini, informasi yang kami terima dari penyidik, tidak ada muatan politik. Atau belum ditemukan muatan politik terkait kasus. Masih ditangani polres dan polda membantu memberikan asistensi dalam mekanisme penyelidikan,” terang Dirmanto.
Terpisah, Suko Widodo, akademisi dari Universitas Airlangga Surabaya buka suara. Suko menilai, sejauh ini, Jawa Timur sangat kondusif.
”Sudah dewasa politik. Sudah biasa beda pilihan,” ungkap Suko.
Suko menambahkan, ramai politik selama ini hanya dalam dunia digital. Justru kalangan elite, di masyarakat bawah, di realitas warga, semua dinamika politik berlangsung santai-santai saja.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
