Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Desember 2023 | 01.48 WIB

Komunitas Ladies Study Ucapkan Selamat Tinggal 2023 dengan Diskusi Bersama Founder of Communicate Equip Connect Netty Poernomo

Kegiatan Komunitas Ladies Study dalam rangka perayaan Natal dan menutup tahun 2023 ini  juga dihadiri Hj. Fatma Syaifullah Yusuf. - Image

Kegiatan Komunitas Ladies Study dalam rangka perayaan Natal dan menutup tahun 2023 ini juga dihadiri Hj. Fatma Syaifullah Yusuf.

JawaPos.com – Kemartabatan atau dignity menjadi topik yang dibawa oleh Netty Poernomo saat kumpul-kumpul bareng Komunitas Ladies Study di Surabaya beberapa waktu lalu. Perjumpaan dengan Komunitas Ladies Study dalam rangka  perayaan Natal dan menutup tahun 2023 ini  juga dihadiri Hj. Fatma Syaifullah Yusuf.

Obrolan tentang dignity yang dibawakan oleh Netty bak menjadi sihir bagi para anggota Ladies Study. Netty mengatakan, sebagai kaum hawa wajib banget memiliki kemartabatan dan keanggunan. Menurutnya, kemartabatan seorang perempuan tidak harus dilihat dari pakaian yang mewah.

 

Kegiatan Komunitas Ladies Study dalam rangka perayaan Natal dan menutup tahun 2023 ini juga dihadiri Hj. Fatma Syaifullah Yusuf.

“Atau, background perempuan ini dari orang kaya raya atau tidak kaya, bukan begitu. Tapi, kemartabatan perempuan itu dilihat dari bagaimana dia berinteraksi, membangun kepercayaan diri dengan baik,” ujar Netty.

Perempuan kelahiran Surabaya itu mengaku bahwa kemartabatan untuk perempuan sangat penting karena bisa memunculkan aura “respect”. Dan, lanjutnya, aura itu akan dipandang oleh masyarakat. “Itu jauh lebih penting dari apa yang kita pakai sebagai seorang perempuan,” ungkapnya.

Netty yang besar di Singapura dan pernah merajut cerita kehidupan di Kanada selama 10 tahun lebih itu mengungkapkan, memiliki martabat bagi seorang perempuan tak memandang usia.

Netty Poernomo menjadi pembicara dengan tema Kemartabatan atau dignity saat kumpul-kumpul bareng Komunitas Ladies Study di Surabaya.

“Semakin usia bertambah, seorang perempuan yang bermartabat keinginan belajarnya terus membara. Dengan begitu, kita sebagai perempuan bisa menjadi teladan untuk generasi berikutnya. Siapa lagi yang bisa memberikan pengaruh baik, selain dari kita,” tambah Netty yang menyelesaikan gelar bachelor general studies di Kanada itu.

Sementara itu, Ketua Umum Ladies Study Ina Gunawan menuturkan, lebih dari 50 orang sebagai anggota Ladies Study hadir dalam diskusi bersama Netty Poernomo

Dia menyebutkan, agenda bertemu dan berdiskusi bareng itu bukan kali pertama dilakukan. Acara ini semakin istimewa karena juga dihadiri Hj.Fatma Syaifullah Yusuf.

“Kami sering melakukan pertemuan untuk kumpul Bersama-sama. Lalu, tidak sekadar bertemu tapi juga saling berdiskusi mendatangkan para pemateri. Salah satunya Ms Netty Poernomo ini,” ungkapnya.

Kegiatan acara Malam Natal bertemakan

Anggota Ladies Study sendiri hingga kini tercatat hamper 60 orang perempuan yang aktif. Puluhan anggota itu saling bersinergi, berkolaborasi, hingga bertukarpikiran bersama.

“Seperti topik kali ini soal dignity yang penting sekali untuk dipahami. Kemartabatan bagi perempuan itu menjadi hal yang harus dipunyai. Belajar menjadi perempuan yang bertumbuh dan belajar Bersama,” imbuhnya. 

Pengurus Komunitas Ladies Study:

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore