Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 November 2021 | 00.14 WIB

Jelang Tutup Tahun, Capaian Pendapatan APBD Gresik 72,4 Persen

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Menjelang tutup tahun anggaran 2021, capaian pendapatan daerah Pemkab Gresik relatif rendah. Data per 11 November, baru teralisasi 72,4 persen. Meski demikian, badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPPKAD) menganggap capaian tersebut tergolong bagus. Sebab, tahun ini masih terdampak pandemi.

Pada 2021, total target pendapatan di APBD Gresik mencapai Rp 3,29 triliun. Di antaranya berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 1,153 triliun dan pendapatan transfer Rp 1,37 triliun. Namun, dari target pendapatan tersebut, realisasi PAD baru tercapai Rp 832,72 miliar (72,21 persen) dan pendapatan transfer terealisasi Rp 1,11 triliun (91,01 persen).

Kepala BPPKAD Pemkab Gresik Nuri Mardiana menyatakan, capaian pendapatan tersebut sudah bagus lantaran pada 2021 terdapat gelombang pandemi. Dampaknya cukup besar yang juga menghantam sejumlah sektor pendapatan.

Pajak hiburan,  misalnya. Sejauh ini baru mencapai 36,15 persen karena ikut terdampak PPKM darurat dan berlevel. Bahkan, kala itu sempat berhenti beroperasi. Selain sektor hiburan, sektor lain seperti restoran juga terdampak serius. Namun, belakangan penerimaan pajak dari sektor restoran itu tercatat sudah merangkak naik. Capaiannya sudah hampir 70 persen.

’’Pajak parkir yang juga berkaitan dengan sektor tersebut juga merangkak naik. Saat ini sudah 60 persen,’’ ujarnya.

Di sisa tahun anggaran ini, pihaknya berharap sektor yang masih jauh dari target itu bisa mengejar ketertinggalan. Nuri menyebutkan, untuk mengejar ketertinggalan tersebut, tim sudah berupaya maksimal. Di antaranya, turun langsung ke lapangan hingga gencar sosialisasi. Terutama untuk capaian penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) yang sudah terealisasi 91,84 persen.

’’Yang piutang PBB ini baru tertagih 15 persen, tapi itu sudah lumayan,’’ imbuhnya.

Sejauh ini, masih ada sekitar 15 persen kekurangan penerimaan pendapataan hingga tutup tahun nanti. Waktunya tinggal sebulan lagi. Nuri berharap hingga akhir tahun nanti PAD paling tidak tercapai minimal 80 persen. ’’Itu sudah bagus, kalau bisa lebih dari 80 persen karena tren sekarang ini sudah menunjukkan peningkatan,’’ tutupnya.

Sebelumnya, tim anggaran maupun badan anggaran DPRD Gresik  mewanti-wanti terkait pencapaian target pendapatan daerah. Apabila pendapatan terjadi loss target, dampaknya cukup besar. Beberapa proyek terancam tak bisa membayar pada tahun ini. Dampaknya tentu akan menjadi beban pada APBD 2022.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore