
PUNYA TAMBAHAN FITUR: Seorang calon penumpang mengoperasikan aplikasi GoBis untuk bisa naik Suroboyo Bus. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kualitas layanan moda transportasi Suroboyo Bus terus ditingkatkan. Kini penumpang bisa langsung memantau jam dan waktu kedatangan bus secara real time. Harapannya, adanya tambahan fitur itu makin memudahkan penumpang saat merencanakan perjalanan dengan bus merah tersebut.
Fitur itu dinamai timetable. Bisa diakses melalui aplikasi GoBis. Aplikasi yang khusus disediakan untuk mengakses moda transportasi Suroboyo Bus.
Timetable itu menampilkan informasi soal jam, rute, dan jadwal kedatangan bus di halte tempat penumpang menunggu. Dengan begitu, mereka bisa memperkirakan kapan bisa datang dan berangkat ke tujuan berikutnya.
’’Jadi, penumpang bisa menyesuaikan diri kapan harus stand by di halte agar tidak ketinggalan armada yang ditunggu. Nah, dengan inovasi ini, paling tidak penumpang bisa memperkirakan sendiri kapan waktu yang pas,’’ ujar Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum (PTU) Dishub Surabaya Frankie Yuanus.
Tambahan fitur itu sudah bisa digunakan warga yang hendak bepergian dengan Suroboyo Bus sejak sepekan lalu. Caranya, mereka membuka aplikasi GoBis. Lalu, menuju menu Suroboyo Bus. Nah, di sana terpampang rute dan halte yang tersedia.
’’Tinggal diklik di haltenya, nanti muncul deretan jam berapa saja bus melintas di sana,’’ katanya.
Namun, perlu diingat bahwa jam itu terhubung secara real time dengan armada Suroboyo Bus. Timetable akan berubah menyesuaikan dengan kondisi bus.
Misalnya, saat terjadi kemacetan, bisa jadi kedatangan bus lebih lambat daripada timetable sebelumnya. Karena itu, penumpang juga harus aktif meng-update timetable tersebut.
Frankie menyatakan, saat ini waktu tunggu Suroboyo Bus berbeda-beda di tiap koridornya. Rata-rata 16–40 menit. Paling cepat ada di rute Purabaya–Rajawali, yakni 16 menit.
Lamanya waktu tersebut bergantung pada kondisi lalu lintas dan jumlah halte di tip-tiap jalur. Tentunya dengan fitur timetable, waktu tunggu itu bisa disiasati agar penumpang lebih nyaman saat menanti bus. Bisa update secara real time dan mobilisasi warga dengan Suroboyo Bus bisa terkondisikan.
Franky menjelaskan, dishub ingin Suroboyo Bus itu mengawali sekaligus memelopori moda transportasi yang aman dan nyaman bagi penumpang. ’’Harapannya, naik transportasi umum juga nyaman dan mudah seperti moda transportasi publik lainnya,’’ ungkapnya.
Selain fitur tambahan pada aplikasi, sebelumnya fitur pembayaran juga ditingkatkan. Yakni, menggunakan metode tapping kartu. Warga yang memiliki kartu e-money bisa langsung menempelkannya pada alat pembayaran.
Ternyata metode itu sangat membantu sehingga diminati masyarakat. Dari total 28 unit bus, semuanya sudah terpasang alat tersebut. Kini pilihan metode pembayaran semakin beragam.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
