
Barang bukti yang berhasil diamankan Satreskrim Polrestabes Surabaya dari kasus tawuran Sidotopo Wetan Surabaya. (IST)
JawaPos.com – Satreskim Polrestabes Surabaya telah menangkap dua orang tersangka atas pembacokan terhadap JM, 16, warga Kapasari, Surabaya.
Dua tersangka pembacokan tersebut yakni APS, 17, warga Teluk Bone, Surabaya, dan JLS, 18, warga Sidotopo, Surabaya.
Pihak kepolisian juga sudah mengamankan tiga tersangka yakni GLS, 17, warga Sidotopo Lor, Surabaya, MDP, 17, warga Kalimas Baru, Surabaya, dan PAP, 18, warga Teluk Nibung, Surabaya.
Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam (sajam) saat tawuran, pada Jumat (8/12).
Para tersangka ini adalah gabungan dari delapan geng BS, Toms, Kilometer, TAL, F012RT, PGW, Kamal, dam ORP.
Tersangka mengungkapkan kepada polisi bahwa gabungan delapan geng tersebut akan melakukan tawaran dengan geng UG.
Karenanya para tersangka tidak menemukan geng UG mereka menuju ke daerah Jalan Kedung Cowek, Surabaya.
Saat mereka sudah berada di lokasi tersebut. mereka tidak menemukan geng tersebut dan membuat mereka kembali. Saat di tengah jalan mereka melihat geng korban yang duduk di depan SPBU Jalan Sidotopo, Surabaya.
Delapan geng ini yang tidak menemukan geng UG akhirnya mereka melampiaskan ke geng korban yakni SUH.
Korban yang diduga ini tidak bisa mengambil kesempatan lari langsung dianiaya oleh tersangka sampai di bacok dan korban tersebut meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit.
"Mereka ini tidak tahu jika geng SUH ini masih satu aliansi dengan mereka dan termasuk All Star. Mereka baru tahu setelahnya," ujarnya.
Saat melakukan penyidikan korban bersama gengnya sudah menunggu di lokasi. Korban JM ke lokasi karena telah mendapatkan ajakan dari geng aliansi All Star untuk melakukan tawuran.
Korban yang bersama gengnya di depan SPBU Sidotopo telah menunggu geng UG.
"Mereka memiliki lawan yang sama saat itu. Geng korban menunggu geng UG yang tidak muncul saat itu, katanya.
JM, 16, yang menjadi korban tawuran di Sidotopo Wetan Surabaya, pada Jumat (8/12). JM ini masih sebagai siswa kelas VIII sebuah SMP Negeri di Surabaya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
