Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Desember 2023 | 01.02 WIB

Kemenkumham Jatim Selidiki Kasus Perusakan Tempat Penampungan Pengungsi Puspa Agro di Sidoarjo

Kanwil Kemenkumham Jatim selidiki kasus untuk mengetahui pelaku dan motif perusakan di tempat penampungan pengungsi di Puspa Agro, Sidoarjo. - Image

Kanwil Kemenkumham Jatim selidiki kasus untuk mengetahui pelaku dan motif perusakan di tempat penampungan pengungsi di Puspa Agro, Sidoarjo.

JawaPos.com–Kanwil Kemenkumham Jatim merespons kejadian perusakan fasilitas sarana Puspa Agro yang diduga dilakukan pengungsi internasional di Kabupaten Sidoarjo, Jumat (8/12) malam.

Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Herdaus mengatakan tengah melakukan penyelidikan kasus lebih lanjut. Hal itu untuk mengetahui siapa dan apa motif sesungguhnya dari tindakan perusakan di tempat penampungan pengungsi di Puspa Agro.

”Kami sedang komunikasi dan berkolaborasi dengan kepolisian untuk mendalami kasus perusakan sarana dan prasarana di tempat penampungan pengungsi Puspa Agro yang diduga dilakukan pengungsi,” ujar Herdaus.

Namun, Herdaus menceritakan, sebelumnya terjadi pemadaman listrik oleh PLN sejak Jumat (8/12) pukul 01.30 WIB karena ada kebakaran gudang perusahaan marketplace di sebelah kiri area Pasar Puspa Agro, Sidoarjo.

”Pada Jumat siang, para pengungsi melakukan protes kepada pengelola Aparna Puspa Agro karena listrik padam mengganggu aktivitas para pengungsi yang ditampung di Aparna Puspa Agro, sehingga pihak pengelola mengupayakan recovery dengan cepat dan tepat yaitu dengan menyewa genset,” ujar Herdaus.

Pada sore hari, genset tiba di lokasi penampungan Aparna Puspa Agro. Selanjutnya petugas melakukan pemasangan dan penginstalasian untuk kebutuhan listrik penampungan.

”Sekitar satu jam setelah genset aktif, kami menerima informasi dari PLN bahwa aliran listrik telah menyala dan bisa digunakan, sehingga pemasangan dan penginstalasian genset dihentikan dan proses penyambungan kembali menggunakan aliran listrik PLN,” urai Herdaus.

Namun, sekitar pukul 19.15 WIB, terdapat beberapa pengungsi yang melakukan perusakan sarana dan prasarana di Puspa Agro. Kejadian tersebut berlangsung sekitar 15 menit. Para perusak berhenti beraksi setelah aliran listrik di penampungan kembali normal.

”Informasi yang kami terima, ada sekitar 30 orang refugees melakukan perusakan dengan melempari kaca penampungan Aparna Puspa Agro. Para pengungsi yang melakukan perusakan lari bersembunyi,” terang Herdaus.

Herdaus menyayangkan kejadian tersebut. Aksi perusakan tersebut akan menjadi bahan evaluasi. Pihaknya telah mengagendakan pertemuan dengan para stakeholder, termasuk dengan International Organization for Migration (IOM) pada Senin (11/12).

”Kalau melihat kronologi, hal ini dapat dikategorikan sebagai sikap/perilaku pengungsi yang tidak sepantasnya, akan ada evaluasi dan pembinaan sebagai bentuk pertanggungjawaban,” tegas Herdaus.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore