
Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth menyatkan negaranya tidak akan menerima pengungsi dari Timur Tengah. (ABC News)
JawaPos.com-Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki rencana untuk menerima gelombang baru pengungsi dari kTimur Tengah di tengah eskalasi konflik dengan Iran yang memanas di kawasan tersebut.
Pejabat berlatar belakang militer tersebut menambahkan bahwa pihaknya yakin negara-negara di kawasan itu dinilai mampu menampung mereka.
"Saya kira aman untuk mengatakan tak ada rencana menerima gelombang baru pengungsi dari Timur Tengah ke Amerika Serikat, karena Presiden Donald Trump telah lama menunjukkan ada banyak negara di kawasan yang mampu memberikan dukungan semacam itu jika diperlukan," kata Hegseth kepada wartawan, Kamis (5/3).
Pada Sabtu (28/2), AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa warga sipil. Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. (*)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
