Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 September 2021 | 20.57 WIB

1.417 Peserta Jalani Tes SKD, Jadwal Ulang Tes bagi Yang Positif

JAMIN AMAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau tes CPNS di Gelora Pancasila Surabaya. (Frizal/Jawa Pos) - Image

JAMIN AMAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau tes CPNS di Gelora Pancasila Surabaya. (Frizal/Jawa Pos)

JawaPos.com – Pandangan Pramesti Audita tak lepas dari layar komputer. Berkali-kali soal tes CPNS itu dipelototi. Setelah menemukan jawaban, dia bergegas menuliskan kalimat di selembar kertas yang telah disediakan.

Pukul 10.30, Pramesti rampung mengerjakan seluruh soal ujian tersebut. Total 110 pertanyaan yang dijawab. Ada yang mudah, namun tak sedikit pula yang memeras keringat. ”Soalnya susah-susah,’’ keluh perempuan 26 tahun itu.

Keluhan senada disampaikan Satria Fitriansyah. Jauh-jauh hari, dia bersiap mengikuti ujian. Beragam soal dikerjakan. Bahkan, pria 28 tahun itu sesekali mencoba mengerjakan soal di internet. ”Soalnya banyak yang di luar perkiraan,’’ paparnya.

Satria juga kesal lantaran komputer yang menampilkan soal sempat error. Alhasil, pria yang mendaftar tenaga kesehatan (nakes) itu dibuat panik. ”Sistem error hingga 20 menit,’’ ucapnya.

Ya, tahapan seleksi CPNS berlanjut Senin (20/9). Sebanyak 1.417 peserta mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD). Ujian tersebut dihelat selama empat hari.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mia Santi Dewi menjelaskan, dari total 1.417 peserta itu, sebagian mengerjakan di wilayah lain. Sebanyak 78 pelamar mengikuti ujian di kantor BKN di luar Surabaya. ”Peserta bisa memilih tempat ujian,’’ jelasnya.

Sebelum mengikuti tes tersebut, peserta diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan. Di antaranya, mengisi form deklarasi sehat secara online, membawa hasil tes PCR serta swab antigen, serta melampirkan sertifikat vaksinasi. ”Minimal vaksin satu kali,’’ ucapnya.

Peserta yang telah memenuhi kualifikasi diperbolehkan mengikuti tes. Sebelum masuk ruang ujian, pemeriksaan kesehatan dilakukan. Yakni, pengecekan suhu tubuh. BKD menyediakan ruang khusus bagi pelamar yang suhu tubuhnya melebihi ambang batas.

Ujian SKD itu berisi tiga macam soal. Yaitu, tes wawasan kebangsaan (TWK), tes inteligensia umum (TIU), serta tes kompetensi dasar (TKD). Jumlah soal mencapai 110 pertanyaan. Peserta diberi waktu 100 menit untuk menuntaskan ujian.

Mia mengatakan, tes SKD CPNS dihelat hingga Kamis. Langkah itu dilakukan agar tidak memicu kerumunan. ’’Satu hari ada tiga gelombang. Tiap gelombang 150 orang,’’ paparnya.

Wali Kota Eri Cahyadi sempat memantau pelaksanaan tes tersebut. Pria 44 tahun itu memantau ruang ujian. Memastikan ujian berjalan lancar.

Dia menuturkan, memang ada kendala kecil dalam pelaksanaan ujian kemarin. Yakni, sistem error. ”Karena dalam tes SKD CPNS, jaringan bergantung dari pusat,” paparnya.

Dia memastikan, seluruh peserta menerapkan prokes dalam tes tersebut. Yang mengalami demam langsung mendapatkan penanganan. Petugas dinkes siaga.

Nah, bagi peserta yang tidak sehat, segera dilakukan pemeriksaan. Uji usap dilakukan. ”Yang positif langsung mendapatkan penanganan. Kami sampaikan ke pemerintah agar tes dijadwalkan ulang,” ucap mantan kepala bappeko itu.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore