Eri Cahyadi, Walikota Surabaya, meraih penghargaan Smart Government dan Smart Environment dari Kominfo.
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengemukakan bahwa konsep smart city atau kota pintar yang diterapkan di Kota Surabaya, Jawa Timur, melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
"Dengan demikian, pemerintah berkomitmen penuh dalam memberikan peningkatan pelayanan yang ada di Kota Pahlawan," kata Wali Kota Eri dikutip dari Antara, Kamis (7/12).
Hal itu disampaikan oleh Eri setelah menerima penghargaan Smart Government dan Smart Environment dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI.
Pemerintah Kota Surabaya menerima penghargaan tersebut dalam kegiatan Forum Smart City Nasional, Pameran dan Awarding Gerakan Menjadi Smart City 2023 di Tangerang, Kamis (7/12).
Eri menyatakan bahwa model pemerintahan yang digagas bersama masyarakat juga terus ditingkatkan mulai di tingkat RT.
Sehingga, menurut Eri, warga bisa mengetahui ada atau tidaknya jumlah stunting, kemiskinan, anak putus sekolah, maupun jumlah anak yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Selain itu, balai RW di setiap wilayah juga sudah diatur untuk melaksanakan program Sinau dan Ngaji Bareng yang dapat diakses oleh seluruh anak di wilayah tersebut.
"Kami menggunakan model pemerintahan yang bisa diketahui sampai detail ke bawah sehingga sumbangsih masyarakat ikut memberikan andil,” kata Cak Eri.
“Bahkan di semua kantor OPD (organisasi perangkat daerah), kecamatan, dan kelurahan tersedia monitor transparansi capaian dan target kinerja pelayanan, maupun pendapatan Pemkot Surabaya," tambahnya.
Apabila pelayanan publik dilaksanakan dengan sistem smart city, maka Pemkot Surabaya dapat menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM) untuk mengurangi gini ratio, menurunkan kemiskinan, setelah itu ada stunting.
"Ada transparansi yang kami lakukan sehingga masyarakat percaya. Ketika masyarakat percaya, maka akan menjadi bagian membangun Surabaya secara smart," jelasnya.
Sampai pada tingkat lingkungan pun, ketika membahas mengenai sampah, hal itu sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya sampai di tingkat perkampungan melalui pengolahan bank sampah.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
