
Photo
JawaPos.com–Alumnus Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya turut berkontribusi dalam Olimpiade Tokyo. Kabar itu berembus setelah sepeda bermerek Thrilll digunakan atlet Vineta Peterson asal Latvia dan Axelle Etienne dari Prancis. Keduanya menggunakan sepeda yang diproduksi PT Indonesia Bike Works.
Merek Thrill memang banyak dipakai para rider BMX Eropa dalam kejuaraan-kejuaraan. Termasuk beberapa seri UCI World Cup dan World Championship yang merupakan kasta kompetisi tertinggi bagi rider BMX dunia.
Bagus Chalid A. Rahman, staf Research and Development (RnD) PT Indonesia Bike Works merupakan salah satu alumnus ITS. Dia mengatakan, sepeda yang unjuk gigi di ajang olahraga bergengsi tersebut merupakan produk Thrill BMX Havoc pro XL, merupakan versi upgrade dari seri Havoc sebelumnya yang mulai diproduksi pada 2014.
”Saya merupakan staf RnD terlibat langsung dalam upgrade desain seri Havoc pro XL yang dipakai di ajang Olimpiade Tokyo tersebut,” ungkap Bagus pada Rabu (18/8).
Menurut Bagus, Thrill seri Havoc tersebut didesain khusus untuk balap sepeda BMX yang menggunakan teknologi hydroforming alloy. Sehingga sepeda memiliki bobot ringan dan aerodinamis ketika digunakan.
”Selain itu, penerapan hitungan geometri yang pas dan sesuai membuat rider mendapatkan performa maksimal ketika berlaga,” terang Bagus.
Bagus mengaku bangga dengan pencapaian yang telah diraih Thrill hingga dipercaya atlet mancanegara di Olimpiade Tokyo. Setelah viral di media sosial, sepeda buatan Gresik tersebut mengalami peningkatan permintaan dan saat ini telah habis terjual.
”Pembuatan sepeda tersebut mulai dari desain, produksi, hingga pemasaran dilakukan 100 persen oleh tenaga lokal. Banyak di antara staf RnD PT Indonesia Bike Works merupakan para alumnus ITS,” tutur Bagus.
Lelaki lulusan Departemen Desain Produk ITS tersebut menceritakan, awal mula sepeda bermerek Thrill tersebut bisa unjuk gigi di Olimpiade Tokyo. Menurut dia, Thrill BMX awalnya mendukung atlet BMX lokal yang mengikuti ajang olahraga internasional seperti Sea Games, Asian Games, dan kejuaraan BMX tingkat dunia.
”Kemudian atlet lokal tersebut berhasil naik podium. Dari situlah awal mula sepeda Thrill mulai dilirik atlet mancanegara,” papar Bagus.
Ke depan, alumnus angkatan 2014 tersebut berharap agar Thrill sebagai sepeda buatan Indonesia bisa berkembang serta mengharumkan nama Indonesia di mancanegara. ”Lebih dari itu, semoga sepeda Thrill ini bisa bersaing dengan produk-produk luar sehingga masyarakat Indonesia bisa bangga dengan produk buatan Indonesia yang mendunia,” ucap Bagus.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
