
Photo
JawaPos.com – Tidak sedikit kebiasaan baru hingga hobi anyar muncul selama masa pandemi. Salah satunya, bertanam dengan hidroponik. Melihat kondisi lahan metropolis yang tak luas, berhidroponik memang menjadi pilihan pas.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya Rahmad Kodariawan mengatakan, sejak 2017, DKPP membagikan ribuan peralatan juga benih tanaman hidroponik kepada masyarakat. Namun, setelah dievaluasi, tidak lebih dari 30 persen tanaman yang berhasil.
Padahal, menurut Rahmad, hidroponik memiliki potensi besar untuk keberlangsungan ketahanan pangan. Dia mengakui, menggiatkan hidroponik memang butuh tenaga ekstra. ”Panas sedikit tidak bisa. Kalau terkena hama mati semua sudah aras-arasen,” ujarnya kepada Jawa Pos, Kamis (29/7).
Dia mengungkapkan, tahun ini Pemkot Surabaya melalui DKPP membentuk kampung sayur di 11 kampung. Belasan kampung itu tersebar di seluruh wilayah Surabaya. Mulai barat, timur, selatan, hingga utara.
Kampung sayur di Surabaya Barat ada di Kelurahan Simomulyo Baru, Sukomanunggal. Tepatnya di RT 9, RW 3. Beragam benih sayuran dibagikan. Salah satunya, selada air. ”Ada juga pakcoy. Kami berikan bersama peralatannya juga,” imbuhnya.
Tidak hanya membagikan peralatan dan benih, DKPP juga memberikan pendampingan. Hal itu bertujuan untuk memantau dan memberikan masukan kepada warga. Dengan demikian, bertanam hidroponik bisa berhasil. Sementara itu, penanaman dan pemanenan diserahkan kepada warga.
Lurah Simomulyo Baru Mochammad Habib mengungkapkan, aktivitas hidroponik menjadi kegiatan positif yang dapat dipilih warga selama pandemi. Hasil panen pun bisa dinikmati bersama. Mata memandang pun terasa jadi segara. Menghijau. ”Jadi, ada unsur ketahanan pangan yang kuat. Sehingga, warga kalau butuh sayuran bisa lebih mudah aksesnya,” jelasnya.
Kader Lingkungan RT 9, Simomulyo, Baru Yaning menyatakan, dalam hidroponik, pihaknya tidak hanya melibatkan tetangga kanan dan kiri. Satgas Covid-19 di wilayahnya pun ikut terlibat. ”Yang biasanya mereka bertugas untuk urusan Covid-19. Mereka ada tugas baru di hidroponik ini tanpa melupakan tugasnya,” imbuhnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022