Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Desember 2023 | 23.45 WIB

Bandara Internasional Dhoho Kediri Segera Beroperasi, Gubernur Khofifah: Harus Bisa Tingkatkan Ekonomi dan Pendidikan di Kediri

Gubernur Jawa Timur, Khofifah saat meninjau persiapan operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri, Jumat (1/12). - Image

Gubernur Jawa Timur, Khofifah saat meninjau persiapan operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri, Jumat (1/12).

 
JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau persiapan operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri yang rencananya akan dibuka tidak lama lagi. Khofifah menyatakan, adanya bandara ini diharapkan bisa mendorong pergerakan berbagai aspek, seperti ekonomi, pendidikan, budaya hingga interaksi antarbangsa, sebab bandara ini disiapkan sebagai bandara internasional.
 
Sebagai informasi, Bandara Internasional Dhoho memiliki panjang landasan pacu 3.300 meter x 45 meter, sehingga bisa didarati pesawat terbesar B777-300ER.
 
Khofifah menyatakan pembangunan suatu daerah tidak hanya dilakukan dengan pendekatan simetris, namun juga asimetris.
 
Baca Juga: Menteri Kominfo Buka Suara Terkait Rencana Merger TikTok Shop dengan E-commerce Lokal Lain

"Ini kekuatan luar biasa untuk bisa membangun keseimbangan pertumbuhan pembangunan. Keseimbangan itulah yang sering saya sampaikan bahwa tidak bisa membangun suatu daerah dengan pendekatan simetris, maka harus dilakukan pendekatan asimetris, karena ada beberapa kebutuhan infrastruktur yang harus ditambahi baik fasilitas," ujar saat meninjau Bandara Dhoho Kediri di Kediri, Jumat (1/12) seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, nantinya di Kediri juga ada berbagai infrastruktur penunjang termasuk jalan tol Kediri-Tulungagung. Adanya infrastruktur tersebut dapat menjadi daya dukung bagi Bandara Internasional Dhoho.

"Mungkin lembaga pendidikan sudah harus bersiap untuk lebih improve karena mungkin berbagai interaksi global internasional juga memberikan dukungan di wilayah pengembangan kualitas SDM di wilayah Kediri raya ini," imbuh dia.
 
Baca Juga: BPBD Sebut Dua Kabupaten di Riau Menetapkan Status Siaga Darurat Banjir

Khofifah juga menambahkan sektor agro bisa dikembangkan misalnya agrobisnis di sekitar lereng Gunung Wilis memiliki potensi komoditas seperti kopi, kakao hingga produksi buah alpukat tanpa biji dari Kediri. 
 
Pasar dari buah alpukat ini cukup potensial baik untuk pemasaran di dalam negeri hingga luar negeri. Selain itu, buah nanas bisa menjadi komoditas lainnya.

"Banyak sekali sektor IKM dan UKM, dan ini akan memberikan ruang cukup besar dari hadirnya bandar udara ini," kata dia.
 
Baca Juga: Miliki Sejuta Manfaat, Simak Berbagai Khasiat Buah Naga untuk Kulit Wajah, Salah Satunya Mencegah Kanker Kulit

Untuk itu, gubernur meminta agar hadirnya bandara ini bisa menjadi kekuatan dan harapan baru terutama untuk kaum milenial di sekitar Kediri raya.

"Pasti mereka akan memiliki ruang yang jauh lebih cepat lompatannya, jauh lebih tinggi, lebih luas. Artinya bahwa kekuatan yang dimiliki oleh seluruh SDM di Kediri raya dan mataraman akan bertemu di titik komprehensif serta memberikan harapan ke depan," kata dia.

Pemprov Jatim juga mengapresiasi pembangunan bandara ini. Di tempat ini ada banyak ikonik yang ditambahkan dan nuansa local wisdom juga kuat, seperti patung Airlangga, ada gambar Gunung Wilis, Gunung Klotok dan gambar lainnya.
 
Baca Juga: Belum Berubah, Segini Harga Tiket Masuk Wisata Candi Borobudur

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah disambut oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDI) Maksin Arisandi. Hadir juga Wali Kota Blitar Santoso, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Penjabat Wali Kota Kediri Zanariah dan tamu undangan lainnya.
 
Bandara Internasional Dhoho Kediri adalah bandara pertama di Indonesia yang dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
 
 
Bandara ini memiliki landas pacu berukuran 3.300 x 60 meter, apron commercial 548 x 141 meter, apron VIP 221 x 97 meter, empat taxiway atau jalur perpindahan pesawat yang membentang sepanjang 306 meter x 32 meter dan 438 meter x 32 meter, dan lahan parkir seluas 37.108 meter persegi.
 
Bandara ini juga memiliki terminal penumpang seluas lebih dari 18 ribu meter persegi dengan kapasitas 1,5 juta penumpang per tahun.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore