Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juni 2021 | 01.51 WIB

Kamar Perawatan Covid-19 di Surabaya Sisa 500

Pelaksanaan swab test di Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Pelaksanaan swab test di Jembatan Suramadu sisi Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Ketersediaan kamar perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 di Surabaya kembali menipis. Per Jumat (18/6), ketersediaan kamar atau bed occupancy rate (BOR) mencapai angka 75 persen.

Padahal, menurut Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita, sebelum 5 Juni, BOR hanya mencapai angka 15–21 persen. ”Artinya kalau kita melihat memang jumlah tempat tidur Surabaya banyak. Sekitar 2.200 sekian. Saat ini sudah terpakai 75 persennya, sisanya kurang lebih ya 500-an tempat tidur lagi,” jelas Febria Rachmanita ketika ditemui pada Jumat (18/6).

Sisa kamar itu, diperkirakan segera berakhir beberapa hari lagi. Sebab, dalam satu hari, kenaikan keterisian kamar bisa mencapai 15 persen. ”Kita harus waspada, saya sudah mengimbau kepada seluruh direktur RS, untuk melakukan konversi tempat tidur, dari yang tempat tidur non covid, menjadi menambahkan untuk pasien Covid-19,” terang Febria Rachmanita.

Di sisi lain, Febria Rachmanita mencatat banyak kasus non Covid-19. Untuk itu, dia meminta seluruh RS untuk menyiapkan diri. ”Nggak menambah relawan di RS. Tenaga kayaknya cukup. Tapi saya takut kalau pasien non covid malah positif Covid-19. Terus nanti ditaruh mana?” ujar Febria Rachmanita.

Sementara itu, ICU di RS Surabaya juga menurun. Dari total ICU di Surabaya, kini hanya tersisa 20 persen. ”Sudah terpenuhi 80 persen. Biar nggak penuh, makanya harus kita lalukan blocking area, kalau kita terlambat melakukan blocking area itu pasti menyebar dengan cepat,” jelas Febria Rachmanita.

Dia mengingatkan, virus Covid-19 varian B16172 strain India memiliki kemampuan penyebaran yang sangat cepat. Untuk itu, dia meminta puskesmas mendata bila ada kemungkinan pasien dengan varian tersebut.

”Saya sudah bilang ke puskesmas, setiap ada pasien positif di area tersebut, langsung lakukan swab masal, jangan takut kita harus mencari yang postitif itu sebanyak-banyaknya,” tutur Febria Rachmanita.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore