
RAWAN: Truk trailer bernopol L 8026 UX yang dikemudikan Gatot Anggoman, 38, terguling di bundaran AAL, Jalan Laksda M. Nazir, kemarin (8/11) pagi.
JawaPos.com – Tingkat kecelakaan lalu lintas di Surabaya Utara masih tinggi. Jika dirata-rata, nyaris setiap hari terjadi kecelakaan. Kerap kali insiden tersebut merenggut nyawa korbannya.
November baru berjalan sembilan hari. Namun, hingga kemarin (8/11) sudah terjadi tujuh kali kecelakaan lalu lintas. Dua nyawa melayang dalam serangkaian insiden tersebut (selengkapnya lihat grafis).
Kemarin kecelakaan terjadi lagi. Arus lalu lintas di exit toll Tanjung Perak, Krembangan, mendadak tersendat. Pemicunya adalah kecelakaan truk trailer bernopol L 8026 UX yang terguling di bundaran Akademi Angkatan Laut (AAL), Jalan Laksda M. Nazir.
Besarnya volume muatan serta padatnya arus lalu lintas membuat proses evakuasi memakan waktu hingga tiga jam. Menggunakan dua mobil crane, sekitar pukul 10.00, truk trailer bermuatan kayu itu berhasil dievakuasi.
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Muhammad Su’ud mengatakan, trailer dikemudikan Gatot Anggoman, 38. Kendaraan melaju dari selatan menuju Pelabuhan Tanjung Perak dengan kecepatan tinggi.
Setelah keluar tol Tanjung Perak dan menikung di bundaran AAL, sopir yang dilaporkan mengantuk hilang kendali. Trailer pun langsung terguling di lokasi.
”Kejadiannya pukul 07.10. Untung, tidak ada korban jiwa. Sopir hanya luka lecet pada tangannya dan sudah mendapatkan penanganan medis di lokasi kejadian,” kata Su’ud.
Kecelakaan berdampak pada macetnya arus lalu lintas di Jalan Laksda M. Nazir. Terutama di akses keluar tol Tanjung Perak. Kepadatan terjadi selama proses evakuasi. Meski tidak sampai macet total.
Selain di Jalan Laksda M. Nazir, pada hari yang sama insiden kebakaran truk terjadi di Jalan Teluk Nibung, Pabean Cantian. Peristiwa itu terjadi pukul 06.00.
Truk bernopol W 8309 UE bermuatan logistik yang dikemudikan Ali Imron ludes terbakar. Setelah berjibaku selama 15 menit, kebakaran berhasil ditangani. Api sepenuhnya padam dan dilanjutkan dengan proses pembasahan. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden tersebut.
”Diduga, kebakaran disebabkan dari cairan HCL yang tidak dikemas dengan baik. Akibatnya, cairan tersebut tercampur dengan kertas sehingga memicu kebakaran,” kata Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (DPKP) Surabaya Wasis Sutikno. (ian/c9/cak)
KECELAKAAN LALU LINTAS MASIH TINGGI
September
- 15 kejadian

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
