Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Oktober 2023 | 16.55 WIB

Pemkot Surabaya Kebut Pengaspalan Jalan Jelang Musim Hujan, Kawasan Ini Menjadi Prioritas

NGEBUT: Pekerja menyelesaikan pengaspalan di Jalan Embong Malang, Surabaya, pekan lalu. - Image

NGEBUT: Pekerja menyelesaikan pengaspalan di Jalan Embong Malang, Surabaya, pekan lalu.

 
JawaPos.com - Pengaspalan jalan di kota Surabaya memang sudah direalisasikan di sejumlah titik, terutama di pusat kota. Alhasil jalanan menjadi lebih mulus dan pengendara tidak terganggu oleh jalan berlubang.
 
Meski demikian, pihak Pemkot Surabaya masih terus berupaya melakukan pengaspalan jalan baik di pusat maupun kawasan lain, agar jalan mulus bisa dinikmati pengendara saat melintas di seluruh wilayah Surabaya.
 
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pihaknya terus berkomitmen memenuhi target pengaspalan jalan meskipun belum bisa tuntas hingga akhir tahun ini.
 
"Target Desember sudah diaspal, tapi bukan semua pusat kota, masih bertahap. Sampai 2024 pengaspalan terus dilakukan di seluruh wilayah pusat kota di Surabaya," ujar Eri, Minggu (29/10) seperti dikutip dari Radar Surabaya.
 
Salah satu hal yang membuat pengaspalan jalan belum bisa dilakukan di seluruh kawasan kota Surabaya adalah masa jabatan Eri Cahyadi yang akan berakhir 2024 mendatang.
 
Sedangkan pengaspalan di seluruh jalanan di Kota Surabaya, targetnya tuntas pada 2026. Mulai di Surabaya Timur, Surabaya Utara, hingga Selatan dan Barat.
 
 
"Targetnya di 2026. Masalahnya kita kan selesai di 2024. Tapi targetnya sebenarnya 2023, 2024, 2025, 2026 itu seluruh Surabaya sudah teraspal semua," ungkapnya.
 
Maka dari itu, untuk saat ini, pihaknya memprioritaskan pengaspalan jalan di Surabaya Pusat. Di antaranya, Jalan Raya Darmo, Jalan Basuki Rachmat, hingga Jalan Walikota Mustajab karena beban jalan semakin tinggi.
 
"Apalagi ketika jam kerja. Faktor prioritas ini sudah ditentukan. Ketika jalan semakin diaspal semakin cepat," imbuh walikota yang akrab disapa Cak Eri ini.
 
Komitmen pengaspalan jalan tersebut sejalan dengan upaya pemeliharaan jalan saat musim hujan nanti.
 
Pemkot Surabaya mendorong Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk terus melakukan monitoring dan proaktif melakukan pengaspalan jalan berlubang di seluruh titik wilayah Surabaya.
 
Kabid Jembatan dan Jalan DSDABM Kota Surabaya, Adi Gunita mengatakan, potensi kerusakan jalan saat musim hujan akan meningkat.
 
Maka dari itu, pihaknya berkomitmen memenuhi target Pemkot Surabaya untuk melakukan pengaspalan di seluruh ruas jalan wilayah setempat.
 
 
"Kami targetkan melakukan pemeliharaan di 100 titik tiap hari selama musim hujan. Sudah kita koordinasikan seperti yang dilakukan awal tahun ini saat intensitas hujan sedang tinggi," papar Adi.
 
Ia menambahkan hal terpenting dari pengaspalan adalah kesiapan material. Karena saat musim hujan, kebutuhan material meningkat. Estimasinya, 100-120 ton aspal untuk jalan berlubang tiap hari.
 
"Selain itu, kita punya tim survei. Mereka bertugas mendata, nanti dijadikan satu dengan keluhan pengguna. Kemudian kita susun skala prioritas dan petakan yang mendesak untuk segera ditangani," pungkas Adi.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore