
Para influencer Kota Surabaya ikut mencoba membatik. Humas Pemkot Surabaya
JawaPos.com–Janji Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menggandeng influencer Surabaya safari untuk mempromosikan pariwisata dan UMKM Surabaya diwujudkan. Belasan influencer mengunjungi lima lokasi untuk membantu memasarkan produk UMKM melalui media sosial.
Sebelum berangkat, para influencer terlebih dahulu mendapatkan pengarahan dari Armuji di halaman Balai Kota Surabaya. Dia meminta para influencer dengan kemampuan dan gayanya masing-masing membantu memasarkan produk UMKM kepada masyarakat.
”Hari ini (18/3) kita keliling ke sentra UMKM, kami persilakan untuk kawan-kawan mempromosikan. Sepakat ya,” kata ujar Armuji.
Lokasi pertama yang dituju adalah Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mampu Jaya di Kupang Gunung Timur I/20-22. Mereka mlihat pekerja yang sibuk menjahit, mengelem, hingga finishing produk sandal dan sepatu. Mereka menggali proses produksi.
Mantan ketua DPRD Surabaya itu lalu memborong sandal. Armuji mengaku jatuh hati.
”Kualitas bagus, bahannya kulit. Nyaman juga. Bisa digunakan di dalam atau di luar rumah. Produknya gak kalah dengan yang lain. Makanya saya beli,” tutur Armuji.
Armuji mengatakan pada masa pandemi, UMKM terus berjalan karena permintaan pasar. Misalnya, beberapa perusahaan hotel memesan sandal kamar. ”Alhamdulillah. Seperti sekarang kita lihat mereka sedang mengerjakan pesanan sandal dari salah satu penginapan,” jelas Armuji.
Lokasi kedua adalah UMKM Tempe Bang Jarwo, sekitar 500 meter dari lokasi pertama. Lokasi ketiga adalah Dolly Saiki Point (DSP), tempat oleh-oleh khas rumah kreatif hasil karya warga setempat. Di lokasi ketiga di Jalan Putat Jaya Lebar B No 27 Surabaya, banyak pengunjung yang datang membeli oleh-oleh. Mulai dari pakaian dan kain batik hingga aksesoris lain lengkap tersedia di sana.
Lokasi keempat yakni Rumah Kreatif Batik Putat Jaya. Mereka juga diajak membatik hingga proses selesai. Lokasi terakhir adalah Sentra Penjahit Bukit Barisan.
Salah seorang influencer, Videmarsha Anasuciara mengaku kagum dengan produk yang dihasilkan UMKM itu. Bahkan dia pun kaget ternyata produk UMKM di Kota Pahlawan keren-keren dan kekinian. Tidak hanya itu, dia bangga dengan pelaku UMKM khususnya pengrajin batik.
”Apalagi saat mengunjungi Sentra Batik Putat Jaya, tadi dapat kesempatan nyanting. Produknya keren dan unik, jadi semoga makin terkenal. Bersyukur mendapat kesempatan ini,” ujar Videmarsha Anasuciara.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/sByJGRV5Lf0

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
