Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 20.44 WIB

RS Surabaya Timur Dibangun Setahun, Total Kebutuhan Anggaran Rp 494 Miliar

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (tengah) melihat maket gedung RSUD Surabaya Timur. - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (tengah) melihat maket gedung RSUD Surabaya Timur.

JawaPos.com – Pembangunan RSUD Surabaya Timur dimulai kemarin (5/10). Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap pelayanan kesehatan di metropolis semakin merata dengan adanya rumah sakit (RS) baru tersebut.

”Sehingga konsentrasi pelayanan terpecah. Pasien tidak sampai antre,” kata Eri setelah meletakkan batu pertama pembangunan RSUD Surabaya Timur.

Saat ini Pemkot Surabaya baru memiliki dua RSUD. Yaitu, RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH) di wilayah barat dan RSUD dr Mohamad Soewandhie di kawasan utara. Jumlah itu dirasa kurang. Sebab, pasien yang berobat ke RS milik pemkot terus bertambah.

Menurut Eri, RSUD Surabaya Timur menjadi pelengkap dua RSUD yang sudah ada. Layanan utama dari faskes tersebut adalah penanganan kesehatan bagi ibu dan anak. Namun, pemkot juga akan melengkapai pelayanan kesehatan lainnya sesuai dengan SOP rumah sakit umum.

Jumlah tempat tidur di RSUD Surabaya Timur mencapai 257 bed. Pemkot sudah berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan (nakes). ”Nakes disesuaikan dengan jumlah bed. Sudah kami komunikasikan,” papar Eri.

Sementara itu, Direktur Operasi Bidang Gedung PT PP Yuyus Juarsa menyatakan, pembangunan RSUD Surabaya Timur ditargetkan tuntas dalam waktu setahun. Total kebutuhan anggarannya mencapai Rp 494 miliar.

”Tepat akhir September tahun depan, pembangunan selesai dan rumah sakit dapat segera difungsikan,” ujarnya.

RSUD Surabaya Timur dibangun di atas lahan pemkot seluas 37 ribu meter persegi. Selain bed, RS itu dilengkapi dengan dua tower dan podium. Setiap tower bangunan terdiri atas delapan lantai.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Nanik Sukristina menyampaikan, kebutuhan nakes sudah disiapkan. Ada dokter tambahan yang ditugaskan dari RSUD BDH dan Soewandhie. Dokter-dokter itu bakal lebih dulu belajar dan praktik di sana.

Nanik mengungkapkan, ke depan RS itu tak hanya berfokus memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan.

Fasilitas tersebut akan dibuka seiring dengan semakin banyaknya perguruan tinggi di Surabaya yang memiliki program studi bidang medis.  ”Ke depan seperti itu. Kami siapkan proyek ini untuk rumah sakit tipe C dulu,” ungkapnya. (zam/gal/c14/aph)

TENTANG RS SURABAYA TIMUR

-RSUD Surabaya Timur difokuskan melayani ibu dan anak.

-RSUD berdiri di atas lahan pemkot seluas 37 ribu meter persegi.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore