Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 00.25 WIB

RSUD Surabaya Timur Mulai Dibangun, Bukti Komitmen Pemkot dalam Pemerataan Pelayanan Kesehatan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan peletakan batu pertama pembangunan RSUD Surabaya Timur, Kamis (5/10). - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan peletakan batu pertama pembangunan RSUD Surabaya Timur, Kamis (5/10).

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan RSUD Surabaya Timur, Kamis (5/10). Rumah sakit tersebut dibangun di area seluas 1,7 hektare di Jalan Medokan Asri Tengah, Blok RL V, Kelurahan Kalirungkut, Kecamatan Rungkut.

Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan, pembangunan RS Surabaya Timur sebagai komitmen pemkot dalam pemerataan pelayanan kesehatan. Rumah sakit tersebut sekaligus untuk melengkapi keberadaan dua rumah sakit sebelumnya, yakni RSUD Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH).

”Kami (pemkot) dengan DPRD memiliki visi yang sama untuk membangun kesehatan Surabaya, kami mendirikan Rumah Sakit Surabaya Timur. Sehingga ada pemerataan dalam pelayanan kesehatan di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Wali Kota Eri juga menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Jatim maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya dan Kejari Tanjung Perak. Sebab, selama ini, pemkot telah dibantu dalam penyelamatan aset yang salah satunya digunakan untuk lahan RSUD Surabaya Timur.

”Selama ini, aset-aset pemkot dan salah satunya untuk bangunan (RSUD) ini diselesaikan dan dibantu kejaksaan. Karena semakin banyak aset yang masuk, kami dengan DPRD semakin banyak memanfaatkan aset itu untuk kepentingan umat yang lebih besar,” ujar Eri.

Wali Kota Eri berharap, RSUD Surabaya Timur tersebut bisa memberikan pelayanan kesehatan lebih maksimal kepada masyarakat. Rencananya, RSUD Surabaya Timur dibangun dengan pelayanan unggulan untuk ibu dan anak.

”Tetap untuk semua penyakit bisa dilayani. Rumah sakit ini ditargetkan tahun depan selesai, sehingga bisa dinikmati dan digunakan untuk melayani warga Surabaya,” tutur Eri.

”Insya Allah warga Surabaya kalau berobat nanti tidak hanya terfokus di BDH dan RSUD Soewandhie. Jadi ada pilihan di Rumah Sakit Surabaya Timur. Semoga dengan rumah sakit ini pelayanan kesehatan lebih maksimal,” ucap Eri Cahyadi.

Sementara itu, Kepala Kejati Jawa Timur Mia Amiati menyampaikan, ground breaking diharapkan bukan sekadar seremonial. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi komitmen nyata bagi seluruh pihak dalam melaksanakan pembangunan RSUD Surabaya Timur.

”Kami berharap seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan proyek ini akan melaksanakan kegiatan dengan seluruh tugas, fungsi, peran, dan tanggung jawab wewenang masing-masing sesuai apa yang diatur dalam peraturan undang-undangan (UU),” kata Mia Amiati.

RSUD Surabaya Timur dibangun dengan layanan unggulan ibu dan anak. RSUD itu dibangun dengan luas area sekitar 5,3 hektare. Sementara itu, lahan pembangunan tahap awal, yakni 1,7 hektare.

Pembangunan RSUD Surabaya Timur dengan nilai kontrak Rp 494 miliar tersebut, memiliki jangka waktu pelaksanaan 360 hari kalender. RSUD itu ditargetkan rampung pada akhir September 2024.

RSUD Surabaya Timur memiliki luas bangunan sekitar 37 ribu meter persegi yang terdiri atas dua tower dan podium. Masing-masing tower bangunan itu terdiri atas 8 lantai dan berkapasitas total seluruhnya 257 bed.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore