Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Oktober 2023 | 19.20 WIB

Dishub Sebut Jumlah Angkot di Surabaya Terus Berkurang

Tenaga kesehatan membawa peti jenazah di TPU Keputih Surabaya. Istimewa - Image

Tenaga kesehatan membawa peti jenazah di TPU Keputih Surabaya. Istimewa

JawaPos.com–Jika 20 tahun lalu banyak angkot masih mengaspal di jalan-jalan Surabaya. Kini, kondisi itu berbalik 360 derajat. Warna-warni angkot tak lagi terlihat wara-wiri di Kota Pahlawan.

Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, kendala yang dihadapi pengusaha angkot adalah menurunnya pendapatan. Sehingga, tidak mampu melakukan perbaikan dan peremajaan kendaraan.

Di samping itu, menurut dia, ada kekhawatiran pemilik angkot jika harus berbadan hukum/berbentuk koperasi karena beranggapan kendaraan akan menjadi aset koperasi.

”Sebetulnya pemilik angkot tidak perlu khawatir hal tersebut karena bukti kepemilikan dan surat keterangan kepemilikan angkot tetap dipegang pemilik angkot yang bersangkutan,” ujar Tundjung Iswandaru.

Dia menjelaskan, Dinas Perhubungan mengimbau pemilik angkot agar mengoperasikan angkutan secara laik jalan. Secara bertahap pihaknya akan melakukan pencabutan izin trayek bagi yang tidak memenuhi kelaikan jalan dan tidak memperpanjang izin trayek.

”Tentunya hal tersebut akan disosialisasikan lebih dahulu kepada segenap pengusaha angkot maupun ketua organisasi angkutan umum di Kota Surabaya,” jelas Tundjung.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore