
Sejumlah warga membeli beras dalam operasi yang digelar Pemerintah Kota Surabaya belum lama ini. (ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan berbagai upaya dan strategi guna menekan laju inflasi salah satunya dengan menggelar operasi pasar di 17 lokasi, dikutip dari ANTARA.
"Operasi pasar tersebut rutin digelar setiap hari Rabu dan Sabtu di tiap pekan. Berkelanjutan sampai kondisi itu (kenaikan bahan pokok) itu stabil. Kami juga ada pasar murah yang diletakkan di dekat kecamatan-kecamatan," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya Dewi Soeriyawati di Surabaya, Kamis (28/9).
Bukan hanya itu, kata dia, TPID juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan harga serta ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok dan penting (Bapokting), di Kota Surabaya aman. Monitoring dan evaluasi itu rutin dilakukan setiap pekan dalam sebulan.
Tidak hanya melakukan hal itu dalam menekan laju inflasi, lanjut dia, pihaknya juga membuat gerakan penanaman komoditi serentak di Kota Surabaya. Seperti halnya penanaman komoditi cabai serentak, yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) di Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya belum lama ini.
Bukan hanya itu, TPID juga rutin menggelar sosialisasi bersama kepada pedagang pasar untuk tidak menjual bahan kebutuhan pokok di atas harga eceran tertinggi (HET). Tujuannya, supaya masyarakat tidak panic buying atau membeli berlebihan sehingga terjadi penimbunan.
"Itu intens kami pantau terus, agar tidak ada panic buying di tengah masyarakat. Kalau sampai ada pedagang yang menjual harga kebutuhan pokok di atas HET pasti ada sanksinya," kata Dewi.
Jika inflasi di Kota Surabaya masih terjadi, lanjut Dewi, solusi ke depannya pemkot akan menggelar stan di pasar untuk menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok.
Dewi memastikan, rencana ini segera dilakukan oleh pemkot untuk menstabilkan harga, dan mencegah adanya pedagang nakal yang menjual bapokting dengan harga di atas HET.
"Makanya, kami akan membuka stan pemkot di pasar, solusi itu untuk menstabilkan harga yang ada di situ (pasar)," katanya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
