Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 November 2020 | 00.44 WIB

Debat Pilwali Surabaya Tahap Kedua Fokus Tekankan Protokol Kesehatan

Pendukung pasangan calon nomor urut dua, Machfud Arifin dan Mujiaman berkumpul di depan posko pemenangan sebelum debat berlangsung. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Pendukung pasangan calon nomor urut dua, Machfud Arifin dan Mujiaman berkumpul di depan posko pemenangan sebelum debat berlangsung. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Menjelang penyelenggaraan debat Pilwali Surabaya tahap kedua, Polrestabes Surabaya melakukan persiapan akhir pada Rabu (18/11) sore. Di depan tempat penyelenggaraan acara, Dyandra Convention Hall, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo memimpin seluruh personel.

Hartoyo menekankan untuk tidak ada kerumunan. Dia bahkan melakukan evaluasi dari debat pertama yang diselenggarakan di Hotel J.W. Marriott. Saat itu, masih banyak pendukung yang menyusup ke dalam tempat penyelenggaraan debat.

”Kalau dulu di J.W. Marriott, ada yang menyamar mengaku jadi tamu hotel. Pengunjung dari Gramedia tidak bisa masuk ke tempat acara,” ujar Hartoyo.

Untuk pengamanan, lanjut dia, Polrestabes Surabaya mengerahkan 600 orang yang disebar di berbagai tempat. ”Sebanyak 600 personel TNI-Polri ditempatkan di ring 1 sampai 3. Ring terjauh KPU dan Bawaslu. Ring 1 di sekitar Dyandra Convention Hall,” terang Hartoyo.

Sementara itu, Komisioner KPU Surabaya Agus Turcham mengatakan, pelaksanaan debat kedua akan lebih memperhatikan dan menetapkan protokol kesehatan. Pembatasan bagi awak media juga dilakukan. ”Kami berkewajiban menjaga protokol kesehatan. Saya berharap teman-teman media paham. Kami berharap bisa dikondisikan sesuai protokol kesehatan di sana,” kata Agus Turcham.

Penyelenggara hanya memperbolehkan lima orang dari media yang diwakili fotografer dari masing-masing media. Mereka hanya boleh berada di dalam ruangan selama lima menit sebelum bergantian dengan media lain. Mereka akan menggunakan id card khusus yang sudah dilegalisir KPU Surabaya.

”Nanti teman-teman media yang akan peliputan dibatasi 5 orang dengan durasi 5 menit pengambilan gambar. Kameramen atau fotografer,” jelas Nugroho, perwakilan salah seorang awak media.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=nGVeqlgdVko

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore