
Pendukung pasangan calon nomor urut dua, Machfud Arifin dan Mujiaman berkumpul di depan posko pemenangan sebelum debat berlangsung. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Menjelang penyelenggaraan debat Pilwali Surabaya tahap kedua, Polrestabes Surabaya melakukan persiapan akhir pada Rabu (18/11) sore. Di depan tempat penyelenggaraan acara, Dyandra Convention Hall, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo memimpin seluruh personel.
Hartoyo menekankan untuk tidak ada kerumunan. Dia bahkan melakukan evaluasi dari debat pertama yang diselenggarakan di Hotel J.W. Marriott. Saat itu, masih banyak pendukung yang menyusup ke dalam tempat penyelenggaraan debat.
”Kalau dulu di J.W. Marriott, ada yang menyamar mengaku jadi tamu hotel. Pengunjung dari Gramedia tidak bisa masuk ke tempat acara,” ujar Hartoyo.
Untuk pengamanan, lanjut dia, Polrestabes Surabaya mengerahkan 600 orang yang disebar di berbagai tempat. ”Sebanyak 600 personel TNI-Polri ditempatkan di ring 1 sampai 3. Ring terjauh KPU dan Bawaslu. Ring 1 di sekitar Dyandra Convention Hall,” terang Hartoyo.
Sementara itu, Komisioner KPU Surabaya Agus Turcham mengatakan, pelaksanaan debat kedua akan lebih memperhatikan dan menetapkan protokol kesehatan. Pembatasan bagi awak media juga dilakukan. ”Kami berkewajiban menjaga protokol kesehatan. Saya berharap teman-teman media paham. Kami berharap bisa dikondisikan sesuai protokol kesehatan di sana,” kata Agus Turcham.
Penyelenggara hanya memperbolehkan lima orang dari media yang diwakili fotografer dari masing-masing media. Mereka hanya boleh berada di dalam ruangan selama lima menit sebelum bergantian dengan media lain. Mereka akan menggunakan id card khusus yang sudah dilegalisir KPU Surabaya.
”Nanti teman-teman media yang akan peliputan dibatasi 5 orang dengan durasi 5 menit pengambilan gambar. Kameramen atau fotografer,” jelas Nugroho, perwakilan salah seorang awak media.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=nGVeqlgdVko

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
