Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 September 2023 | 02.18 WIB

Tahun ini, Kasus ISPA di Surabaya Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Dokter memeriksa pasien ISPA. (Dok. JawaPos) - Image

Dokter memeriksa pasien ISPA. (Dok. JawaPos)

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Surabaya memaparkan bahwa angka kasus infeksi saluran pernapasan akut di Surabaya menurun dibandingkan dengan tahun lalu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Surabaya Rosita Dwi Yuliandari menyampaikan, jumlah kasus ISPA seluruh usia periode Januari-Juli 2022 sebanyak 174.411. Periode yang sama tahun ini ada 174.222 kasus.

”Tahun lalu 174.411 tahun ini turun 189 kasus. Karena itu semua ya. Jadi semua yang mengarah ke ISPA, menular atau tak masuk (kategori ISPA). Jadi semua gejala yang mengarah ke ISPA tercatat sebagai kasus ISPA. Kalau pneumonia, harus ada diagnosis rontgen,” ungkap Rosita.

Lantas, bagaimana dengan kasus ISPA pada balita? Rosita menyampaikan, pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.890 kasus. Dari jumlah itu juga turun menjadi 6.401 tahun ini.

”Penyakit menular yang harus diwaspadai khusus balita. Itu data kasus Januari-Juli 2023 6.401 kasus. Jika dibandingkan dengan periode sama 2022 ada penurunan 489 kasus,” ujar Rosita.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore