
Dokter memeriksa pasien ISPA. (Dok. JawaPos)
JawaPos.com–Dinas Kesehatan Surabaya memaparkan bahwa angka kasus infeksi saluran pernapasan akut di Surabaya menurun dibandingkan dengan tahun lalu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Surabaya Rosita Dwi Yuliandari menyampaikan, jumlah kasus ISPA seluruh usia periode Januari-Juli 2022 sebanyak 174.411. Periode yang sama tahun ini ada 174.222 kasus.
”Tahun lalu 174.411 tahun ini turun 189 kasus. Karena itu semua ya. Jadi semua yang mengarah ke ISPA, menular atau tak masuk (kategori ISPA). Jadi semua gejala yang mengarah ke ISPA tercatat sebagai kasus ISPA. Kalau pneumonia, harus ada diagnosis rontgen,” ungkap Rosita.
Lantas, bagaimana dengan kasus ISPA pada balita? Rosita menyampaikan, pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.890 kasus. Dari jumlah itu juga turun menjadi 6.401 tahun ini.
”Penyakit menular yang harus diwaspadai khusus balita. Itu data kasus Januari-Juli 2023 6.401 kasus. Jika dibandingkan dengan periode sama 2022 ada penurunan 489 kasus,” ujar Rosita.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
