
Photo
JawaPos.com–Kanim Kelas I Surabaya tak berhenti menguatkan pengawasan terhadap calon pekerja migran Indonesia non prosedural sepanjang 2023.
Berdasar catatan, Kepala Kanim Kelas I Surabaya Chico A. Mutaqin mengatakan, sejak awal Januari hingga Agustus, pihaknya berhasil melakukan penundaan keberangkatan terhadap 1.213 calon pekerja migran Indonesia non prosedural.
Chico menuturkan, penting sekali calon pekerja migran Indonesia memahami prosedur sesuai aturan. Dikhawatirkan, ketika tidak sesuai prosedur menimbulkan praktik yang tak diinginkan. Misal, perdagangan orang.
”Modus yang sering dipakai adalah berlibur. Atau, mengunjungi keluarga hingga kegiatan keagamaan,” jelas Chico kepada JawaPos.com.
Yang terbaru, Imigrasi Kelas I Surabaya mencegah keberangkatan EN. Warga Singkawang Pontianak itu menyampaikan kepada petugas bahwa dirinya berangkat ke Malaysia untuk berlibur.
Namun, petugas tak lantas percaya begitu saja. Setelah diinterogasi, ternyata, EN mengungkapkan kepada petugas bahwa keberangkatannya itu untuk bekerja sebagai customer service di judi online di Filipina.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
