Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 April 2020 | 03.31 WIB

Sekolah di Surabaya ”Libur” Lagi sampai Awal Ramadan

Supomo dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Surabaya. (Hariyanto Teng/Jawa Pos) - Image

Supomo dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Surabaya. (Hariyanto Teng/Jawa Pos)

JawaPos.com - Puluhan ribu peserta didik di Surabaya bisa menikmati belajar di rumah lebih lama. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menerbitkan surat edaran perpanjangan libur sekolah mulai jenjang TK hingga SMP. Termasuk pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) hingga lembaga kursus pendidikan. Libur tersebut diperpanjang hingga Sabtu (25/4).

Surat edaran perpanjangan libur itu juga disesuaikan dengan kalender akademik pendidikan. Pada 23−25 April memang dijadwalkan libur awal puasa.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Supomo menyatakan, masa belajar di rumah bagi siswa memang diperpanjang sepekan demi sepekan. Sebab, pihaknya mempertimbangkan perkembangan kondisi terkini sekaligus optimistis pandemi Covid-19 segera berlalu.

’’Karena situasinya saat ini demikian, mereka juga harus jaga kesehatan. Di samping itu, yang namanya pelajar harus belajar,’’ ungkap Supomo saat ditemui di posko dapur umum di halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (18/4).

Supomo menegaskan, bila ada sekolah yang tetap memaksakan diri untuk tetap masuk, bisa dilaporkan ke dinas pendidikan. Kepala sekolah atau guru di lembaga tersebut akan ditegur. ’’Sejauh ini belum ada laporan ke kami. Kalau ada, silakan laporkan biar kami yang tegur. Jangan ditegur sendiri nanti malah bisa salah paham,’’ tegasnya.

Tambahan masa belajar di rumah itu memang berdekatan dengan awal masuk Ramadan. Supomo menyebutkan, sudah ada sejumlah kegiatan yang akan diberikan untuk para pelajar, tetapi tetap dilakukan secara daring atau online. ’’Jadi, nanti ada kegiatan seperti biasa untuk Ramadan, tapi pakai daring. Ada lomba juga nanti pakai daring,’’ ujar mantan kepala dinas sosial tersebut.

Persiapan untuk mengisi kegiatan selama masa belajar di rumah sudah dilakukan bersama dengan para kepala sekolah. Koordinator Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD swasta Surabaya Ahmad Zaini Ilyas menyebutkan, ada telekonferensi dengan Dispendik Surabaya terkait dengan persiapan tersebut. Salah satunya membahas kegiatan selama bekerja dari rumah.

’’Pondok Ramadan daring boleh dilaksanakan asal tidak mengumpulkan siswa,’’ jelas Zaini. Dia menyebutkan, pekan depan itu saban tahun memang ditunggu-tunggu para siswa. Sebab, hari itu merupakan libur awal puasa.

Selain itu, terdapat imbauan agar saat siswa belajar dari rumah tidak ada pemberian tugas yang berat. Namun, semua tugas yang diberikan ditujukan untuk menyikapi Covid-19.

’’Pembelajaran tidak mengejar target kurikulum, tapi diberi pengetahuan dengan dunia nyata. Seperti penjelasan soal korona serta bagaimana penularan dan pencegahannya,’’ paparnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=JdzempCalxw

https://www.youtube.com/watch?v=uQYYdx_gjNc

https://www.youtube.com/watch?v=u3hMjacE1E0

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore