Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Desember 2019 | 01.15 WIB

Soal Seks Pranikah di Surabaya, 60,67 Persen Responden Tak Setuju

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Keperawanan menjadi hal yang sakral dalam adat ketimuran. Namun, makin banyak kasus hamil di luar nikah. Departemen Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengupas pandangan 300 responden yang tersebar di seluruh Surabaya terkait dengan tema tersebut. Mayoritas responden tidak setuju dengan gaya berpacaran bebas remaja masa kini. Namun, kalau telanjur hamil di luar nikah, pasangan tersebut diterima masyarakat.

Psikolog sekaligus anggota Komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto menyatakan, fenomena pergaulan bebas terjadi di berbagai kota. Menurut dia, Surabaya masih mending jika dibandingkan dengan daerah lain. ’’Tapi, sekarang sepertinya mulai makin meningkat. Tak delok, remaja yang masuk ke kos pasangannya sudah makin umum,’’ kata Herlina kemarin (15/12).

Remaja sangat rentan terjerumus dalam pergaulan bebas. Terutama saat masa puber. Pencarian jati diri mendorong rasa keingintahuan yang tinggi. Remaja ingin tampil menonjol dan diakui lingkungannya. Pada masa tersebut, mereka juga mengalami ketidakstabilan emosi sehingga mudah terpengaruh.

Perubahan fisik juga terjadi secara drastis ketika masa puber. Salah satunya adalah organ seksual yang makin matang. Terbukanya teknologi informasi kian membuat para remaja lebih dekat dengan seks pranikah. Penyebaran konten pornografi makin cepat dan tidak terbendung. Video call juga makin mudah dan murah. ’’Dulu, pada zamanku, teknologi enggak seperti ini. Memang tantangan remaja saat ini lebih berat,’’ ujar perempuan yang akan melanjutkan studi S-3 tersebut.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya Chandra Oratmangun menyadari memang perilaku itu sering terjadi. Namun, dia meminta pasangan yang telanjur hamil di luar nikah tidak menggugurkan kandungannya. ’’Sudah cukup satu kesalahan. Jangan buat kesalahan lebih besar dengan membunuh janin,’’ tegasnya

Photo

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore