
INFRASTRUKTUR: Flyover Teluk Lamong merupakan salah satu proyek Gerbangkertosusila yang sedang dikerjakan. Proyek tersebut dibiayai Pelindo III. (Robertus Risky/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tidak semua proyek atau program untuk percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gerbangkertosusila menggunakan dana dari APBN maupun APBD Ada pula proyek-proyek yang memakai skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Sebab, pengerjaan proyek infrastruktur di Gerbangkertosusila itu juga bisa bermanfaat untuk swasta.
Proyek-proyek prioritas Gerbangkertosusila di Surabaya yang menggunakan skema KPBU, antara lain, Surabaya regional railways line senilai Rp 8,3 triliun, jalan tol Bandara Juanda ke Pelabuhan Tanjung Perak Rp 6,7 triliun, dan kereta api Bandara Juanda dengan nilai investasi Rp 1 triliun. Sementara itu, yang menggunakan skema APBD adalah pengendalian banjir Kali Lamong.
Selain itu, ada skema dengan anggaran dari BUMN. Misalnya, pembangunan autonomous rail rapid transit dengan rute Stasiun Pasar Turi, Stasiun Bangkalan, dan Pelabuhan Kamal. Juga, pembangunan akses kereta api menuju Pelabuhan Tanjung Perak serta akses kereta api menuju Pelabuhan Teluk Lamong.
Pakar tata kota Maztri Indrawanto mengungkapkan, untuk pembangunan dengan biaya yang besar, pemerintah memang bisa menjalin kerja sama dengan pihak swasta. Sebab, APBD dan APBN biasanya terbatas dan sudah dialokasikan untuk prioritas di wilayah. ”Tapi, yang perlu di-manage adalah faktor risiko. Nah, nanti pemerintah yang menjamin,” jelas dia kemarin (3/12).
Selain itu, menurut dia, pengembangan kawasan tersebut bisa dilakukan dengan konsep transit oriented development. Jadi, kawasan-kawasan yang dilewati jalur-jalur transportasi itu punya potensi berkembang pesat. Pihak swasta bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan bisnis mereka. Misalnya, mengembangkan usaha properti atau komersial lainnya di kawasan yang dilewati jalur kereta api. ”Di stasiun itu naik-turun penumpang. Artinya, ada banyak orang di sana. Sekitar stasiun bisa dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan komersial,” ungkapnya.
Masih terkait dengan konsep tersebut, pihak swasta yang membantu pengembangan jalur kereta api itu tak perlu terlalu mengharapkan pendapatan dari penjualan tiket. Sebab, keuntungan yang didapatkan bisa lama. ”Maka, pendapatan komersial bisa menunjang layanan transportasi itu,” jelas dia.
Dalam konteks Surabaya dan Gerbangkertosusila, ada rencana untuk pengembangan kereta api regional. Tentu peluang tersebut semakin terbuka lebar. Wacana untuk pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan juga bisa menjadi peluang yang bagus, terutama untuk Surabaya. ”Bisa menopang kebutuhan infrastruktur ibu kota negara,” tuturnya.
Sementara itu, sebagian proyek yang ada di daftar prioritas Gerbangkertosusila tersebut sudah dikerjakan. Misalnya, proyek pembuatan flyover Kali Lamong ke jalan lingkar luar barat. Dalam Perpres No 80 Tahun 2019 disebutkan, proyek itu punya nilai estimasi investasi Rp 1,3 triliun. Proyek tersebut menggunakan skema APBN.
Kepala Humas Terminal Teluk Lamong Reka Yusmara menuturkan, pembangunan flyover yang melintas di atas jalan tol Surabaya–Gresik itu menggunakan anggaran dari Pelindo III. Ditargetkan, pada April 2020 proyek tersebut sudah selesai. Rencananya, flyover itu terhubung dengan JLLB. ”Pembangunan flyover itu memang sudah masuk rencana induk pengembangan pelabuhan,” terangnya.
Tujuan utama pembuatan akses tersebut adalah memberikan kemudahan bagi para pelanggan yang menuju Terminal Teluk Lamong. Selain itu, memperingan beban jalan raya existing.
Pada 2018 Terminal Teluk Lamong menangani peti kemas sebanyak 637 ribu twenty-foot equivalent units (TEUs). Hingga Oktober sudah mencapai 580 ribu TEUs. ”Harapannya tahun ini bisa tembus 700 ribu TEUs,” ungkap Reka.
---
MENGHUBUNGKAN GERBANG KERTO SUSILO
JENIS PROYEK | STATUS
- Tol Bandara Juanda ke Pelabuhan Tanjung Perak | Dalam rencana
- Kereta api Bandara Juanda ke pusat Kota Surabaya | Diusulkan
- Flyover Terminal Teluk Lamong | Dalam Pengerjaan
- Kereta api Pelabuhan Tanjung Perak ke Teluk Lamong | Dalam kajian
- Kereta api menuju Tanjung Perak | Dalam rencana
Sumber: Diolah

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
