Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Oktober 2019 | 00.48 WIB

Bikin Tumpeng dengan 3 Kuintal Salak untuk Sedekah Bumi

BIKINNYA DUA MINGGU: Tumpeng berbentuk kuda dalam acara sedekah bumi di Kelurahan Made ini berlapis salak serta beragam buah dan sayur. (Riana Setiawan/Jawa Pos) - Image

BIKINNYA DUA MINGGU: Tumpeng berbentuk kuda dalam acara sedekah bumi di Kelurahan Made ini berlapis salak serta beragam buah dan sayur. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com - Layaknya sebuah pesta, acara sedekah bumi di Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, disambut meriah kemarin. Ribuan warga berjalan sejauh 1 kilometer, mengikuti arakan 9 tumpeng dalam berbagai bentuk yang dibikin tiap-tiap RW.

Namun, meski namanya tumpeng, makanan pelengkapnya tidak mesti nasi kuning. Salah satu tumpeng raksasa yang berbentuk kuda misalnya. Lapisan utamanya adalah salak. Tidak tanggung-tanggung, dibutuhkan 3 kuintal salak untuk bikin tumpeng modifikasi itu. Biaya yang dibutuhkan untuk tumpeng tersebut mencapai Rp 10 juta.

Perayaan sedekah bumi memang selalu dinanti warga Made. Kemeriahan acara itu tidak berbeda jauh dengan Idul Fitri. Warga yang merantau ke luar Surabaya pun berusaha mudik demi mengikuti acara tahunan tersebut. ”Ini ajang silaturahmi. Nuansa kekeluargaannya sangat kental. Acaranya dimulai Jumat (4/10) dan hari ini (kemarin, Red) puncaknya,” ucap Kamad, ketua panitia sedekah bumi di Kelurahan Made.

Kegiatan sedekah bumi tahun ini memang berbeda dari tahun lalu. Jumlah tumpeng yang dikirab lebih banyak, yakni sembilan. Semua memiliki ciri khas.

Aneka tumpeng itu diarak mulai kelurahan dan berakhir di punden yang disakralkan oleh masyarakat. Semua warga, termasuk pengunjung, tumpah ruah di area pesarean. Setelah doa bersama, tumpeng dari hasil panen itu langsung dijadikan rebutan.

Ketua RW 01 M. Haryanto mengatakan, pembuatan tumpeng berbentuk kuda setidaknya butuh waktu dua minggu.

Plt Camat Sambikerep Achmad Zaini mengungkapkan, upacara adat seperti itu harus tetap dijaga. Sebab, kegiatan seni budaya bisa menyatukan warga.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore