
Pemkot Surabaya gelar Gebyar Lomba Bersama Mewujudkan Surabaya Emas (Eliminasi Masalah Stunting) Jilid II di Halaman Taman Surya, Kamis (27/7).
JawaPos.com–Pemkot Surabaya gelar Gebyar Lomba Bersama Mewujudkan Surabaya Emas (Eliminasi Masalah Stunting) Jilid II sebagai upaya percepatan penurunan stunting, di Halaman Taman Surya, Kamis (27/7). Tahun ini, Surabaya Emas Jilid II diikuti 784 balita pra stunting di Kota Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya Rini Indriyani menerima bantuan dari beberapa perusahaan guna mendukung gelaran Surabaya Emas di Kota Pahlawan. Di antaranya Pelindo Region Head III, PT Telkom Indonesia, Gugah Nurani Indonesia, dan JCI (Junior Chamber International).
”Lomba Surabaya Emas untuk menciptakan Generasi Emas yang lepas dari stunting. Menuju zero stunting, Surabaya dari 25,8 persen menjadi 4,8 persen. Sehingga kita adakan lomba ini agar orang tua semakin peduli dengan putra-putrinya,” kata Wali Kota Eri.
Dalam pelaksanaannya, para orang tua akan didampingi TP PKK beserta Tim Pendamping Keluarga (TPK) di masing-masing kelurahan. Selain itu, mereka juga mendapatkan makanan, berupa telur, kudapan, susu, dan vitamin bagi balita pra stunting.
”Dalam waktu dua bulan ke depan, anak-anak harus bisa lepas dari berat badan dan tinggi badan yang kurang. Oleh karena itu, kita melibatkan TP PKK dan TPK untuk memberikan pengertian kepada para ibu agar senantiasa menjaga anak-anaknya,” ujar Eri.
Pemkot Surabaya juga mendirikan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di masing-masing kelurahan se-Kota Surabaya. Orang tua yang mengikuti SOTH diberikan ilmu parenting, seperti pola asuh yang tepat dan pemberian makanan bergizi bagi anak sebagai upaya mencegah adanya balita berisiko stunting.
”SOTH tidak hanya mencegah stunting tetapi juga untuk mencegah anak-anak memiliki kepribadian yang negatif. Ayo, kita mempersiapkan anak-anak menjadi yang terbaik. Jika orang tua lelah, jangan memberikan makanan instan pada anak, itu tidak baik karena mereka adalah penerus-penerus kita,” terang Eri.
Terdapat wilayah yang tidak mengikuti Surabaya Emas Jilid II. Sebab, di kawasan tersebut tidak terdapat balita berisiko stunting. Wali Kota Eri akan memberikan penghargaan khusus bagi kelurahan yang berhasil mengentaskan masalah stunting.
Wali kota yang akrab disapa Cak Eri itu mengatakan, pelaksanaan SOTH tetap akan berjalan, meskipun di kelurahan tersebut telah dinyatakan lolos dari persoalan stunting. ”Tetap, berjalan. Karena tidak untuk mencegah stunting saja, tetapi ilmu parenting untuk mengasuh anak-anaknya. Jadi cara mengasuh anak dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA, ada semua,” tutur Eri.
Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani menambahkan, para peserta akan mendapatkan intervensi spesifik dan intervensi sensitif selama dua bulan ke depan. Mereka akan mendapatkan bahan makanan, berupa pemberian telur sebanyak dua butir setiap hari dan susu khusus untuk meningkatkan berat badan.
”Nanti dikoordinir Puskesmas dengan TPK, TP PKK kelurahan, dan TP PKK kecamatan di wilayah masing-masing. Orang tua balita akan mendapatkan pembinaan pola asuh yang baik melalui SOTH di kelurahan masing-masing. Juga diberikan pendampingan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) terkait dengan praktik pemberian makanan bayi yang benar,” kata Rini Indriyani.
Selanjutnya, akan diberikan pendampingan pola asuh dari himpunan psikolog, pembinaan rumah sehat dari Tim Kesling Kota Surabaya, serta dilakukan penimbangan 2 minggu sekali, yang akan dimonitor dokter spesialis anak di puskesmas masing-masing.
”Pemenangnya juga ada orang tua terhebat, Tim Pendamping Keluarga, dan TP PKK kelurahan. Penilaiannya melibatkan IDAI Cabang Jawa Timur dan FKM Unair,” papar Rini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
