
Tangkapan layar video owner Jelita Cosmetic Surabaya meminta maaf atas segala kelalaian dan kesalahan di toko Jelita Cosmetic Surabaya.
JawaPos.com–Toko Jelita Cosmetic Surabaya menjual berbagai produk kecantikan baik online maupun offline. Toko tersebut viral di TikTok lantaran dugaan semena-mena dengan karyawannya. Mereka melakukan demo menolak eksploitasi pekerja perempuan.
Pada Selasa (25/7), aksi demo digelar di Jalan Pengampon Surabaya. Beberapa karyawan dibantu dengan sejumlah aktivis melakukan demo di depan toko Jelita Cosmetic.
Dari beberapa potongan video di media sosial, mereka meminta dan menuntut keadilan kepada owner toko terhadap kebijakan yang dinilai merugikan para karyawan beserta SPG Jelita Cosmetic. Di antaranya jam kerja yang tidak sesuai, uang lembur yang tidak didapat karyawan, waktu istirahat yang sebentar, dan masih banyak lagi.
Viralnya berita tersebut menjadikan owner toko Jelita Cosmetic Surabaya akhirnya muncul di media melakukan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada semua pihak yang dirugikan. Dikutip JawaPos dari akun @michellevalencialie pada Kamis (27/7), owner Jelita Cosmetic Surabaya mengunggah video permintaan maaf dengan durasi 2 menit 30 detik pada akun TikTok pribadinya.
”Sekali lagi saya minta maaf atas nama Jelita Cosmetic Surabaya dikarenakan hal tersebut tidak dapat dibenarkan dan saya juga menyayangkan dan tidak membenarkan hal tersebut,” ungkap owner Jelita Cosmetic Surabaya.
Dalam video itu, dia meminta maaf kepada seluruh pihak atas segala kelalaian dan kesalahan di toko Jelita Cosmetic Surabaya. Terutama pada bagian sistem ketenagakerjaan. Khususnya kepada para SPG, PA, dan tim yang pernah bekerja di sana.
Michelle merupakan anak dari owner Jelita Cosmetic Surabaya. Namun, dia mengakui juga sebagai owner Jelita Cosmetic Jogjakarta.
”Untuk Jelita Cosmetic memang kita menggunakan satu nama, tapi kita beda untuk intas badan usaha, beda untuk SOP, beda untuk peraturan, beda tim, beda gudang, dan beda untuk produk barang yang dijual,” tambah Michelle dalam video tersebut.
Dia mengakui, baru tahu hal yang tidak menyenangkan itu terjadi pada karyawan toko Jelita Cosmetic Surabaya. Dia sangat menyayangkan dan kecewa kepada kepala toko yang tidak bertanggung jawab terhadap karyawan dan SPG.
Michelle menambahkan, oknum tersebut telah diberikan sanksi dan tidak memperpanjang kontrak kerja. Untuk saat ini, kedua pihak telah membuat surat perjanjian bermeterai yang ditandatangani pemilik toko dan karyawan agar sama-sama menguntungkan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
