Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Juli 2023 | 18.57 WIB

BPOM Gandeng Pemkot Surabaya Beri Penyuluhan Pedagang Pasar Soal Keamanan Pangan

BPOM bersama Pemkot Surabaya beri penyuluhan kepada para pedagang pasar soal keamanan pangan. - Image

BPOM bersama Pemkot Surabaya beri penyuluhan kepada para pedagang pasar soal keamanan pangan.

JawaPos.com–Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memberikan penyuluhan kepada para pedagang pasar soal keamanan pangan. Kegiatan itu bertujuan untuk menjamin keamanan dan mutu pangan olahan yang beredar di masyarakat.

BPOM bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, memberikan penyuluhan kepada pedagang Pasar Nambangan atau Pasar Tanah Kali Kedinding pada Jumat (21/7). Kegiatan penyuluhan itu juga melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya.

Sub Koordinasi Sarana Prasarana Perdagangan Dinkopumdag Kota Surabaya Ferrida menyampaikan, kegiatan itu merupakan salah satu inovasi pemkot dalam pemberdayaan masyarakat. Terutama pemberdayaan terhadap para pedagang di pasar rakyat.

”Jadi beberapa inovasi salah satunya ada pelatihan penyuluhan tentang keamanan pangan. Di samping itu, kita juga sudah kerja sama dengan Grab terkait dengan pemasaran, pengangkutan, dan sebagainya,” kata Ferrida.

Dia menjelaskan, ada beragam pedagang yang menjual makanan di Pasar Nambangan Surabaya. Seperti, ikan asin hingga terasi. Karena itu, melalui penyuluhan tersebut diharapkan tidak ada pedagang yang menjual makanan mengandung bahan pengawet.

”Karena itu jangan sampai mengandung bahan kimia yang sangat dilarang. Dan itu juga nanti ujung-ujungnya ke anak-anak kita, generasi muda. Jadi itu salah satu upaya kita untuk supaya generasi penerus sehat, kita harus pastikan keamanan pangan di pasar,” ujar Ferrida.

Menurut dia, penyuluhan soal keamanan pangan tersebut, tak hanya berlangsung di Pasar Nambangan Surabaya. Bahkan sebelumnya, penyuluhan juga gencar dilakukan Dinkopumdag bersama Dinas Kesehatan dan BPOM Surabaya menyasar sejumlah pasar rakyat lainnya.

”Kita kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan BPOM sering melakukan sosialisasi. Dan sosialisasi tidak hanya di pasar ini. Tapi memang pilot project kita sementara di Pasar Nambangan,” jelas Ferrida.

Dia menyatakan, Pasar Nambangan Surabaya sudah sesuai dengan standar pasar rakyat. Pasar itu telah didukung dengan sarana prasarana yang memadai hingga sejumlah fasilitas pendukung.

”Karena memang pasarnya sudah bagus, tinggal kita SDM dari pasar ini kita kelola dengan baik,” tutur Ferrida.

Sementara itu, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda BPOM Kota Surabaya Arfita Ayuningtyas menyampaikan sejumlah paparan materi penyuluhan yang disampaikan kepada para pedagang di Pasar Nambangan.

Seperti di antaranya, terkait dengan keamanan pangan yang disampaikan BPOM. Kemudian, berkaitan dengan higiene sanitasi untuk fasilitas di pasar, disampaikan Dinas Kesehatan. Terkait dengan tata kelola pasar yang disampaikan Dinkopumdag Surabaya.

”Selain penyuluhan, kita juga sebelumnya melakukan kampanye pasar untuk pengunjung pasar. Jadi kita jelaskan di sana, keamanan pangan seperti apa, makanan yang aman seperti apa,” tutur Arfita.

Pihaknya berharap, kegiatan penyuluhan soal keamanan pangan itu, dapat menambah pengetahuan baik kepada para pedagang maupun pengunjung di Pasar Nambangan. ”Sehingga secara sadar (pedagang) mau menjual produk yang hanya aman saja,” ucap Arfita.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore