
15 ketua PAC PPP Surabaya menyerahkan surat pengunduran diri di DPW PPP Jawa Timur di Kendangsari Surabaya pada Kamis (22/6).
JawaPos.com–Internal PPP Surabaya memanas. Bukan karena bersemangat menyambut gelaran pesta demokrasi Pemilu 2024. Namun, internal PPP Surabaya bedol desa dengan ramai-ramai mundur dari partai berlambang Kakbah itu.
Ketua PAC Pakal Sasongko mengatakan, sudah semarak untuk PPP Surabaya. Namun, tiba-tiba ada penggantian ketua tanpa komunikasi dengan pengurus terlebih dulu.
”Jangan ada perusuh dalam partai. Indonesia ini demokratis jangan asal main geruduk,” ujar Sasongko.
Menurut dia, selama dipimpin Ali Mahfud sebagai ketua DPC PPP Surabaya, masyarakat mulai memahami dan mengenal PPP. Sasongko menyayangkan jika sikap partai tak bisa melihat dengan jernih.
”Target Pemilu apa? Menang, harus ada perubahan di PPP Surabaya, kami memimpikan itu. Jangan menodai demokrasi Indonesia,” ucap Sasongko.
”Selama ini, masyarakat di Pakal sudah merasakan kerja politik PPP Surabaya. Seperti pavingisasi sampai bantuan kursi roda, ini sama saja mendzolimi banyak orang," imbuh dia.
Sementara itu, Rudi, sekretaris DPC PPP Surabaya menyampaikan, sejak dipimpin Ali ada banyak perubahan yang dirasakan. Ranting mulai dibentuk. PPP Surabaya di bawah kendali Ali membentuk 90 ranting. Sebelumnya, tidak ada ranting.
”Fondasi sudah kuat sekarang diambrukkan hanya karena satu orang. Banyak korban kebakaran di Surabaya juga sudah terbantu,” ungkap Rudi, yang bergabung di PPP sejak 2017 itu.
Kemudian Sekretaris PAC Genteng Yoyon pun menyayangkan sikap partai yang tiba-tiba mengganti ketua DPC PPP Surabaya. Padahal, lanjut dia, ketua RW dan RT sudah merapat dengan PPP Surabaya.
”Jangan menghalalkan ambisius yang merusak saudara sendiri. PPP ini partai rumah kita bersama,” tegas Yoyon.
Sebelumnya, 15 ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP Surabaya mengundurkan diri. ”Ada 15 ketua PAC PPP Surabaya yang sore ini menyerahkan surat pengunduran diri di DPW PPP Jawa Timur di Kendangsari Surabaya,” kata Ketua PAC Bulak Surabaya Fakih kepada JawaPos.com.
Fakih mengungkapkan, pengunduran belasan ketua PAC itu karena penggantian Ketua DPC PPP Surabaya Ali Mahfud. Menurut dia, penggantian tersebut tidak logis dan terkesan dibuat-buat. Padahal, tidak ada kesalahan yang dibuat ketua DPC.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
