
Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow
JawaPos.com - Cal Crutchlow mendapat hukuman di GP Argentina akhir pekan lalu. Dirinya dikenai ride through penalty karena melakukan jump start atau gerakan motor sebelum lampu dimulainya lomba telah dipadamkan.
Karena hukuman itu, Crutchlow harus puas finis di posisi 13. Padahal ia memiliki kans untuk merebut podium karena mengawali balapan dari urutan kedelapan.
"Jika Anda melihat dari kamera samping seperti yang mereka tunjukkan, saya memang bergerak. Namun tidak bergerak maju satu senti meter. Saya hanya menyeimbangkan motor menggunakan ujung kaki," jelas Crutchlow dikutip dari Crash.
Pembalap LCR Honda itu mengaku belum melepas kopling motor saat lampu start masih menyala. Artinya ia tidak punya keinginan untuk melakukan jump start.
"Saya tidak melepaskan kopling sama sekali. Ada jarak antara handle kopling dengan gigitan kopling. Jadi bukan karena saya menekannya dan mendorong motor ke depan," tegas sang pemabalap.
Meski demikian, hukuman tersebut tetap dikeluarkan. Protes yang ditujukannya ke Race Direction tidak mendapat respons positif.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
