
PEBULU TANGKIS INDONESIA - DITA ALANGKARA/AP PHOTO
BAHAGIA sekali melihat Greysia Polii/Apriyani Rahayu menembus semifinal Olimpiade Tokyo 2020. Apalagi, ini capaian pertama ganda putri di ajang prestisius tersebut.
Sama gembiranya dengan menyaksikan keberhasilan Anthony Sinisuka Ginting lolos ke perempat final tunggal putra.
Mudah-mudahan mereka bisa terus melaju sampai babak akhir dan meraih prestasi puncak.
Saya jadi terseret ingatan kala bertanding di Olimpiade Sydney, Australia, dua dekade silam bersama Tri Kusharyanto. Nyaris kalah di semifinal karena sempat tertinggal 2-11, kami akhirnya bisa menang dan melaju ke final. Di final, kedudukan kami sudah unggul set (kini disebut game, Red) pertama. Lalu, set kedua juga sudah unggul dengan 13 poin. Tinggal dua poin lagi menuju juara. Tapi, namanya Olimpiade, apa pun bisa terjadi.
Keinginan yang terlampau besar untuk menang kadang menjadi beban bagi diri sendiri dan kami tidak bisa mengontrol hal tersebut. Akhirnya, kami pun kalah.
Mudah-mudahan itu bisa jadi pelajaran bagi Greysia/Apriyani dan Anthony Sinisuka Ginting yang hari ini bertarung di semifinal dan perempat final ganda putri melawan ganda Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan serta tunggal putra menghadapi Anders Antonsen.
Pengalaman sangat penting di ajang sebesar ini. Untuk ganda putri, saya rasa Greysia sudah cukup memiliki itu. Ini Olimpiade ketiganya. Saya rasa dia bisa jadi pengontrol emosi dan mental bagi Apri.
Jika melihat rekor pertemuan yang unggul 5-2, meski tidak selalu menentukan, mudah-mudahan itu bisa membuat Greysia/Apriyani lebih percaya diri untuk menang. Asalkan, yang harus diingat, jangan terlalu overconfidence.
Jangan beri tekanan kepada diri sendiri. Keinginan yang kuat itu harus bisa mereka kontrol. Lalu, juga mesti sabar dan bisa menjaga emosi.
Saya melihat, selama Olimpiade ini, Greysia/Apriyani tampil konsisten dan main bagus. Mudah-mudahan itu tetap terjaga dan mereka, juga Ginting, bisa terus fokus untuk menggapai prestasi tertinggi.
Baca juga: PP PBSI Memutuskan Minarti Timur Turun Kelas, Tangani Pratama
*) MINARTI TIMUR, Peraih perak ganda campuran Olimpiade Sydney 2000 (bersama Tri Kusharyanto)
**) Seperti disampaikan kepada wartawan Jawa Pos Ragil Putri Irmalia

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
